Skip to main content

UNISNU Jepara Tambah Budget Organisasi Kemahasiswaan

Jepara - Rabu (9/9) UNISNU mengadakan Rapat agenda finalisasi progja dan anggaran kemahasiswaan, rapat ini di adakan di ruang seminar Fak. Saintek. Acara ini dihadiri pula oleh para aktivis kampus, jajaran Biro 3, dan Warek 3 serta perwakilan Dekan dari Fakultas masing-masing yang ada di UNISNU Jepara .

Rapat kali ini membahas tentang anggaran kemahasiswaan yang dulunya hanya 110.000.000 sekarang dengan jumlah Rp. 298.140.000 anggaran sekarang ini di berikan ke biro kemahasiswaan dari bagian keuangan kampus, jumlah yang diberikan ke biro kemahasiswaan ini diperoleh dari sumbangan mahasiswa aktif sebanyak 4.969 mahasiswa, setiap mahasiswa dikenakan sumbangan sebesar Rp. 60.000/semester yang nantinya akan di berikan ke semua organisasi yang ada di kampus Unisnu.

Anggaran ini kemudian di bagi ke 40 organisasi yang ada di Kampus Unisnu yang meliputi Univ (BEM U, DPM, KPM), Bem Fakultas, HMJ, UKK. Kemudian pembagian anggaran yang membagi ini nanti diserahkan kepada DPM karena DPM mempunyai hak Bageting,  Dalam kesempatan ini Bpk Nur Rahman (Biro 3) menyampaikan setidaknya ada tiga bagian anggaran yang bisa diakses oleh mahasiswa, yaitu kegiatan kemahasiswaan, kegiatan delegasi mahasiswa dan penghargaan mahasiswa berprestasi.

Dalam konteks anggaran Kegiatan delegasi mahasiswa bisa diakses apabila mahasiswa yang mendapat undangan ke luar kampus untuk mengikuti event nasional dengan membawa bendera Universitas. Yang mana setiap organ yang bisa mengakses ini harus sudah mempunyai SK (Surat Keputusan) dari Rektorat.

Dalam Rapat ini juga di bahas Wacana penghapusan UKK menjadi UKM akan tetapi banyak argumen dari perwakilan organisasi menyayangkan Penghapusan UKK.   “UKK adalah organ yang menjadikan ciri khas dari fakultas, dan juga yang sudah lama berdiri dan seakan akan mau dihapuskan secara sepihak itu sangat sulit, sudah berproses lama, sudah banyak relasi akan suit untuk berkontribusi nantinya apabila di rubah menjadi UKM” tutur Sholikin. (alim/LPM BURSA)

Comments

  1. Saya tertarik dengan artikel yang anda buat
    Saya juga mempunyai web serupa tentang Program Kreativitas Mahasiswa PKM anda dapat mengunjungi http://kemahasiswaan.gunadarma.ac.id/ untuk info lebih lanjut mengenai Program Kreativitas Mahasiswa PKM

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus