Strategi Jitu Lolos Pendanaan PKM 2026, BEM FSH UNISNU Adakan Laboratorium PKM

 


Jepara — Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (BEM FSH) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggarakan kegiatan Laboratorium Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) pada Selasa, 27 Januari 2026. Acara ini berlangsung di Auditorium Perpustakaan Lantai 4 UNISNU Jepara dengan mengusung tema “Strategi Jitu Lolos Pendanaan PKM 2026”.


Kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan organisasi mahasiswa (Ormawa) dan Lembaga Mahasiswa (Lemawa) Fakultas Syariah dan Hukum, serta mahasiswa UNISNU Jepara dari berbagai fakultas yang memiliki minat untuk mengikuti Program Kreativitas Mahasiswa. Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi dan keterlibatan aktif selama acara berlangsung.

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua Panitia, Uswatun Khasanah, yang menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membekali mahasiswa dengan pengetahuan dan strategi praktis agar mampu menyusun proposal PKM yang berkualitas dan berpeluang besar lolos pendanaan. Ia juga berharap kegiatan ini dapat meningkatkan budaya riset dan inovasi di kalangan mahasiswa UNISNU Jepara.

Sambutan selanjutnya disampaikan oleh Wakil Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, Dr. Imron Choeri, S.H.I., M.H. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya PKM sebagai wadah pengembangan kreativitas, daya kritis, serta kontribusi nyata mahasiswa terhadap masyarakat. Ia juga mengapresiasi BEM FSH atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan yang dinilai sangat relevan dengan kebutuhan mahasiswa saat ini.
sumber: dokumentasi BEM FSH

Materi pertama disampaikan oleh Dr. Mayadina R.M., S.H.I., M.A., yang membahas secara mendalam mengenai tips dan trik lolos pendanaan PKM. Tpis and trick yang dimaksud dimulai dari Pahami dan taati buku panduan mulai dari karya, proposal, dan panduan format proposal sesuai panduan; Pahami dan taati ketntuan agar lolos seleksi administrasi hal ini termasuk kesesuaian program yang diajukan dengan bidang yang dipilih dan kesesuaian format proposal dengan panduan PKM berlaku; Selaraskan ide dengan 10 Tema PKM (Kemandirian, Pangan, Energi dan Air; Kesehatan dan Gizi Masyarakat; Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi; Pemberantasan Kemiskinan; Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba,; Penguatan pendidikan, sains, dan teknologi; Penguatan kesetaraan gender dan perlindungan hak-hak perempuan, anak, dan penyandang disabilitas; Pelestarian lingkungan dan mitigasi bencana; Pemerataan ekonomi, penguatan UMKM, dan pembangunan Ibu Kota Negara (IKN); Pelestarian seni budaya dan peningkatan ekonomi kreatif); Pahami dan taati karakteristik tiap skema PKMPahami kriteria penilaian seeksi substansi mulai dari tingkat kreativitas program yang diusulkan kemudian aspek kekinian topik dan tantangan intelektual; Berupaya sekuat tenaga berdoa. Beliau menutup dengan kesimpulan pentingnya kesesuaian ide dengan skim PKM, kebaruan gagasan, serta ketajaman analisis masalah dan solusi yang ditawarkan dalam proposal.

sumber: dokumentasi BEM FSH

Selanjutnya, materi kedua disampaikan oleh Ika Lailatun Ni’mah, S.E. yang mengulas tips penyusunan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Ia menekankan bahwa RAB harus disusun secara realistis, rinci, dan sesuai dengan kebutuhan program agar proposal dinilai layak dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa UNISNU Jepara semakin siap dan percaya diri dalam mengikuti seleksi PKM tahun 2026.

Penulis: Uswatun Khasanah
Editor: Rinzani Zaliyanti

0 Comments