Skip to main content

SALAM REDAKSI

Alhamdulillah, segala puji tersuguh kehadirat allah swt yang telah melimpahkan karunianya guna memfasilitasi segala kebutuhan kita, limpahan shalawat dan salam tidak akan pernah terhenti kita haturkan kepada sosok Revolusioner Perombak Belenggu Tatanan Social yang tidak beradab.

Sepanjang dinamika pergerakan mahasiswa, tidak lepas dari pergulatan Pers yang mengusung issu untuk memperkokoh langkah perjuangannya dari hal itulah Redaksi bulletin KARSA SOEPER Rayon Syari’ah mendokumentasikan dinamika sejarah perjuangan PMII rayon syari’ah guna menjadi khazanah sekaligus tolok ukur keberhasilan pergerakan.

KARSA SOEPER (Karya Syari’ah “Soeara Pergerakan”) adalah media pers mahasiswa yang bernaung dalam structural Rayon Syari’ah, sebagai wadah mengalirnya sejarah pergerakan, issu, opini juga strategi perjuangan dalam mengembangkan ketajaman intelektual dan social dalam gerak laku pembaca.

Dalam edisi kedua ini, KARSA SOEPER sengaja menyoal tentang hubungan mahasiswa dengan organisasi khususnya PMII. Organisasi bukanlah satu-satunya jalan untuk kita bersosial terhadap masyarakat atau memperjuangan cita-cita bersama, tetapi organisasi merupakan salah satu langkah yang terbukti paling efektif untuk kita implementasikan dalam beradaptasi dengan masyarakat, juga sebagai jembatan lurus untuk memperjuangakan cita-cita bersama, yaitu terciptanya masyarakat yang adil dan beradap dengan jalan yang sistematis.

Dalam sisi lain, redaksi menyuguhkan gambaran kontribusi penggerak roda organisasi mahasiswa terhadap kampus tempatnya menimba ilmu pengetahuan, vitalitas keberadaan  mereka dalam perkembangan dan kemajuan kampus tersebut tidak bisa dipungkiri lagi, ibarat kata “Tanpa Aktifis, sebuah kampus tinggal menunggu detik-detik keterpurukannya”.

Akhir sapa, terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mendukung penerbitan edisi kali ini, semoga KARSA SOEPER sebagai bahan refleksi bersama dan mendapat tempat di hati pembaca  yang budiman.

Selamat membaca
REDAKSI

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus