Skip to main content

Demi Jaya Organisasi Unisnu Adakan Gathering Ormawa

 


Unisnu Jepara- Badan–Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara sukses selenggarakan acara Gathering Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) pada Selasa-Rabu (18-19/08/2020), dengan mengangkat tema "Intropeksi Demi Jaya Organisasi". 

Kegiatan dua hari itu dilaksanakan di Auditorium Gedung Perpustakaan Unisnu Jepara. Sejumlah 96  ketua ormawa domisioner dan mandataris di lingkungan Unisnu Jepara menjadi peserta aktif dalam kegiatan tersebut. Ka. Biro 3 Unisnu, Drs. H. Suliyono M.M., yang pada kesempatan tersebut mewakili  Rektor Unisnu Jepara, Dr H Sa’dullah Assa’di MAg, berharap agar seluruh ormawa solid dan terus mampu berkarya demi jayanya organisasi, meski dalam keadaan pandemi. “solid dan terus mampu berkarya demi jayanya organisasi, meski dalam keadaan pandemi seperti ini, seperti kata Menteri Agama untuk bermimpi tanpa putus, dan berkarya tanpa batas” ujarnya. 

Dalam acara gathering ormawa itu, peserta mendapatkan beberapa materi. Diantaranya adalah Talk Show dari Failasofa Sidqi Novian, tentang Sukses Organisasi. Karena seluruh peserta merupakan Ketua Ormawa baik domisioner maupun mandataris, di dalam talk show ini Kak Faila menekankan terkait tips untuk sukses organisasi, yakni kerja sama. Sebagaimana makna sebuah organisasi adalah kumpulan dua orang atau lebih, bekerja sama, untuk meraih suatu tujuan. 

Kegiatan gathering ormawa itu dilanjutkan dengan sesi sharing tentang problematika yang dihadapi setiap ormawa sekaligus merumuskan solusi dan langkah tindak lanjutnya. Acara kemudian dimulai kembali keesokan harinya, dengan forum menjawab dan menyelesaikan problematika ormawa.

Acara yang dilaksanakan selama dua hari ini juga telah memenuhi standar penularan Covid 19. Di antaranya cek suhu badan, pakai masker, disediakan hand sanitizer sebelum masuk ruangan. Dan yang paling mengesankan dan nampak berbeda dari tahun-tahun setelahnya yakni sosial Ditancing.

(L/LPM Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus