Skip to main content

FAKULTAS SYARI'AH MILIKI RUANG SIDANG

FAKULTAS SYARI'AH MILIKI RUANG SIDANG, unisnu
Dekan Fakultas Syari'ah dan Hukum memimpin Istighosah
UNISNU- sebagai bagian dari pusat studi hukum Islam maupun hukum positif, maka diperlukan adanya administratif seperti ruang sidang dengan segala fasilitasnya. berdasarkan hal tersebut Fakultas Syari'ah dan Hukum Unisnu Jepara baru-baru ini meresmikan Ruangan Sidang baru pada Hari Sabtu (28/3) kemarin,

Acara tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran Dekanat Syari'ah seperti Dekan, Wakil Dekan, Ka Prodi AS, Ka Prodi PS, TU Fakultas serta Dosen-dosen yang ada dilingkungan Fakultas Syari'ah dan Hukum. Selain dari itu hadir Juga Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Drs. Akhirin Ali, M. Ag. yang juga membacakan doa peresmian acara.

Rangkaian acara sendiri dimulai sekitar pukul 11.00 WIB dengan membahas persiapan Seminar Nasional Bedah Buku "Fiqh Indonesia". dalam rapat tersebut dipimpin oleh Nur Kholis Hauqola, S.H.I., M.S.I selaku ketua Panitia dalam seminar tersebut. "Seminar nantinya akan dilaksanakan di Pendopo Kabupaten Jepara pada Selasa 31 Maret 2015 mulai pukul 08.00 sampai selesai" kata Nur Kholis saat pimpin rapat.

Sebagai peserta yang akan diundang dalam seminar tersebut selain jajaran Rektorat Unisnu Jepara adalah MA se Jepara, Pon-Pes se Jepara, KUA se Jepara, Instansi Daerah Kabupaten Jepara, MWC NU se Jepara, serta Santri dari Pon-Pes Waria "Al Fatah" Yogyakarta. "acara seminar nantinya sekaligus membuka rangkaian dies natalis Unisnu Jepara yang ke-2" imbuh Nur Kholis.
Ruang Sidang Sahal Mahfudh

Rencananya Ruang Sidang nantinya akan diberi nama Ruang Sidang Sahal Mahfudh. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Dekan Fakultas Syari'ah dan Hukum, Drs. KH. Ahmad Barowi TM, M. Ag. "Ruang Sidang ini akan akan kami beri nama Ruang Sidang Sahal Mahfudh, tapi katanya nama Sahal Mahfudh akan dipakai oleh Rektorat untuk digunakan di Aula Rektorat. tapi nanti tinggal kesepakat antara kami dengan pihak Rektorat". Sementara ini Ruangan Sidang tersebut disebut dengan Ruang Sidang Fakultas Syari'ah dan Hukum.

Rangkaian Peresmian ditutup dengan Istighosat yang dipimpin oleh Dekan Fakultas Syari'ah Hukum dan Dekan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan yang membacakan doa penutup. (RS/Iklil)


Foto-foto Kegiatan:




Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus