Skip to main content

Bandt@ Rekrut Anggota baru

Penampilan Peserta
Panampilan: Peserta Rekrutmen sedang menunjukan kepiawaiannya dalam Ngeband
Dari kejahuan, terlihat Sound System yang ditumpuk dengan rapi disebelah kanan dan kiri panggung. Karpet merah menutupi panggung yang beratapkan langit biru. Beberapa panitia hilir mudik mempersiapkan peralatan band. Sebagian Panitia juga mulai sibuk memanggil Peserta Rekrutmen untuk menampilkan kemampuannya.

Siang itu Band Of Tarbiyah (BANDT@) UNISNU Jepara Mengadakan Recruiment anggota baru di Gedung Fakultas Syari’ah Lt A1. “Ada 33 mahasiswa yang mengikuti Rekruitmen Bandt@ kali ini” Ujar Miftahul Munir, Anggota Band@.

Mahasiswa dan mahassiwi UNISNU Jepara yang berada disekitaran Gedung Hijau mulai terlihat senang ketika beberapa anggota baru Bandt@ mulai naik karpet merah yang terletak di depan gedung hijau UNISNU sebagian barat.

Tepuk tangang pemirsa mengiring nyanyian yang mulai didendangkan beberapa anggota baru yang terbagi menjadi beberapa Kelompok Band. Kedatangan Presiden BEM Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (Ahmad Sunani MR) menambah semangat para Pemirsa untuk menampilkan tawa riangnya. “untuk segenap anggota baru bant@, kami ucapkan selamat dating dan bergabung. Semoga apa yang sahabat lakukan di Bandt@ berasal dari hati, sehingga nantinya tidak akan ada eliminasi (Anggota-red). Tutur Ahmad Sunani, Pria yang kurus dan berkulit Coklat manis.

Kegiatan bandta tidak akan berakhir dalam rekrutmen anggota baru, melainkan nantinya aka nada tidak lanjutnya. “nantinya setelah ini ada Pelatihan Administrasi band” imbuh Munir.

Selain mengadakan Rekrutmen anggota baru, bandt@ juga mengadakan reorganisasi untuk memilih manager baru untuk masa bakti 2014-2015. Dan dalam reorganisasi tersebut menghasilkan Andi Hermawan sebagai manager baru Bandt@ mengantikan kepemimpinan Wahyu M. Fatahilah. (RS/Muwasaun)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus