Skip to main content

Realitas bentuk wakaf di Indonesia

Wakaf secara harfiah berarti berhenti, menahan, atau diam. Dilihat dari sisi syari’at islam, wakaf sering kali diartikan sebagai aset (harta) yang disumbangkan  seseorang untuk kemaslahatan orang banyak semisal untuk  pembangunan masjid, sekolahan atau yang lainya  yang kemanfaattanya untuk kepentingan umat, dimana substansi atau pokoknya ditahan, sedangkan kemanfaatannya dinikmati untuk  kemaslahatan orang banyak. Contoh yang sering kita lihat bentuk dari wakaf adalah tanah, yang unsur pokoknya ia harus berhenti, tidak boleh dijual atau dialih tangankan kepada selain kepentingan umat yang diamanahkan oleh waqif (orang yang mewakafkan hartanya).

Masyarakat indonesia masih beranggapan bahwa bentuk-bentuk harta yang bisa di wakafkan harus  berupa barang dan tahan lama, seperti gedung dan alat-alat yang memiliki umur lebih dari satu tahun. Ini dikarenakan masih banyak masyarakat yang memiliki  pemahaman  bahwa salah satu  persyaratan wakaf adalah benda yang bersifat tahan lama. Padahal  benda yang  diwakafkan  tidaklah  harus berupa benda yang bisa tahan lama, tetapi juga bisa berbentuk  harta yang bersifat di perjual belikan secara terus menerus dan berubah-ubah (harta lancar), wakaf juga merupakan salah satu  pendukung perekonomian suatu negara guna mengentaskan kemiskinan, pendidikan dan kesehatan.
Dalam pasal 16 UU no 41 tahun 2004 tentang wakaf, menjelaskan bahwa wakaf terdiri dari benda yang tidak bergerak dan bergerak.contoh wakaf harta tidak bergerak: tanah dan bangunan. Sedangkan harta yang bergerak uang, logam mulia, surat berharga,dan  kendaraan.

Imam Syafi’i berpendapat ketika berwakaf harus berbentuk  barang yang tahan lama, sehingga pendapat dari imam syafi’i menjadi  acuan bagi masyarakat kalau berwakaf menggunakan  harta yang tahan lama. Mengingat masyarakat Indonesia  mayoritas mengikuti mazhab Syafi’i, maka bentuk wakaf yang sering  dilakukan berupa tanah, masjid, madrasah, dan asset tetap lainnya. di lain pihak, Imam Maliki memperlebar tentang barang yang bisa   diwakafkan  yaitu mencakup barang-barang bergerak seperti wakaf susu sapi dan tanaman. Dengan adanya pendapat imam Maliki  membuka lebar kesempatan untuk berwakaf dalam bentuk apapun asalkan ada manfaatnya.

Sumber: jurnal pondok pesantren MIHRAB edisi IV-2006
Oleh: ana

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus