Skip to main content

PROGRES PKKMB HARI KETIGA FAKULTAS REGION HIJAU UNISNU JEPARA

 


Tahunan-LPM Burs@, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU) menyambut mahasiswa baru tahun 2022/2023 melalui serangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). PKKMB dilaksanakan selama tujuh hari, yang dimulai Senin 29 Agustus sampai 4 September 2022 dengan mengusung tema "Membentuk Generasi Unggul yang Berkarakter Aswaja An Nahdliyyah". Pemilihan dari tema tersebut guna untuk membentuk generasi yang unggul dan mempunyai karakter an nahdliyyah ditengah gejolak anak muda yang beragama tetapi tidak mempunyai karakter. 

Pada Rabu (31/08) adalah hari ketiga diadakannya PKKMB, namun hari ini merupakan hari pertama PKKMB dari Region Hijau yang terdiri dari 3 Fakultas yaitu Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) dan Fakultas Dakwah dan Komunikasi (FDK). Region Hijau merupakan gabungan dari 3 Fakultas tersebut dan dijadikan dalam satu lingkup kegiatan PKKMB Region Hijau. Pembukaan PKKMB Region Hijau dimulai pada pukul 06.00 WIB, yang berlokasi di halaman Gedung Hijau Unisnu. Kegiatan PKKMB dimulai dengan melakukan upacara pembukaan. Kemudian diresmikan dengan simbolik penabuhan gong yang diwakilkan oleh Yuyun Fitriah selaku SC PKKMB Region Hijau. 

Setelah itu putra putri cendekia diharapkan masuk ke dalam ruangan untuk mengikuti materi ke-Fakultas-an. Fakultas Syariah dan Hukum melanjutkan kegiatan dengan materi-materi yang dilaksanakan di ruang 2D lantai 2 Fakultas Syariah dan Hukum, materi 1 yaitu Ke-Fakultas-an yang dimoderatori oleh Habibur Rohman Zamzami dengan pemateri dari Dekan Fakultas Syariah dan Hukum yaitu Mayadina Rohmi Musyfiroh. Setelah itu dilanjut materi 2 mengenai Pengenalan Nilai Budaya, Etika, Tata Krama, Norma Kehidupan Kampus, Plagiarism, Penyalahgunaan Narkoba, Anti Korupsi, dan Bijak dalam Berkomunikasi dalam Bermedia Sosial yang masih dilaksanakan di ruang 2D Fakultas Syariah dan Hukum dengan dimoderatori oleh Habibur Rohman Zamzami dengan pemateri dari Dekan Fakultas Syariah dan Hukum yaitu Mayadina Rohmi Musyfiroh. Setelah materi 1 dan materi 2 selesai dilanjutkan dengan ice breaking. Kemudian dilanjutkan dengan ishoma kurang lebih 1 jam. 

Acara yang selanjutnya adalah perkenalan seluruh panitia PKKMB Region Hijau yang dilaksanakan di Audit FTIK Lantai 3 yang di atur oleh panitia dari sie acara. Selanjutnya persiapan materi 3 yaitu Materi Pengenalan Sistem Informasi Akademik Mahasiswa "SIAMA" dan System Pelayanan Administrasi Akademik Mahasiswa yang dilaksanakan di Audit FTIK lantai 3, yang dimoderatori oleh Septi dengan pemateri Teguh Tamrin, Beliau merupakan dosen dari Fakultas Sains dan Tekhnologi. 

Acara selanjutnya yaitu Safari Kampus, yang berguna untuk calon mahasiswa baru mengetahui lebih detail mengenai lingkup yang ada di Unisnu Jepara. Rute nya dimulai dari lapangan Region Hijau yang selanjutnya turun melewati BEM Universitas, lanjut ke Gedung Sains dan Teknologi, Perpustakaan, lanjut ke Kantin, Gedung Haji, Basecamp UKM, taman FEB, kemudian ke Gedung Dekanat FEB, Taman Unisnu News dan yang terakhir kembali lagi ke Lapangan Region Hijau. Safari Kampus ini dikoordinir oleh sie acara PKKMB Region Hijau. 

"Progres dari PKKMB hari ketiga ini kan acara PKKMB Region Hijau, berbeda dengan PKKMB kemarin yang dilaksanakan Universitas. Kalau di Universitas itu materinya lebih secara umum sedangkan di Region Hijau itu terkait ke-fakultas-an dan ke-prodi-an" ucap Muhammad Irbabul Lubab selaku Ketua PKKMB Region Hijau. 

"Kesan PKKMB hari ke 3 yang dilaksanakan oleh fakultas dari Region Hijau lebih enak dari PKKMB Universitas karena bedanya PKKMB Universitas kemarin lebih bayak kegiatan yang dilaksanakan di lapangan Unisnu sehingga suasananya lebih panas kalau di PKKMB Fakultas itu lebih ke pembekalannya sedikit tidak terlalu banyak dan PKKMB Fakultas lebih banyak dilakukan didalam ruangan" ucap Novia Nailatun Ni'mah salah satu peserta PKKMB. 

(LR/SK/LPM Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus