Skip to main content

RAKER HMPS-HKI : Menumbuhkan Semangat Kepengurusan yang Berkarakter, Berakhlak, Bertanggungjawab, Serta Berjiwa Kreatif.




Batealit-LPM Burs@ Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) melaksanakan kegiatan RAKER (Rapat Kerja) pengurus periode 2021/2022 dengan tema “Menumbuhkan Rasa Semangat Kepengurusan yang Berkarakter, Berakhlak, Bertanggungjawab, serta Berjiwa Kreatif” pada Sabtu (09/10). Berlokasi di Base came Syari’ah, Kecamatan Batealit, Jepara. Kegiatan yang dihadiri kurang lebih 16 Pengurus HMPS HKI ini dimulai dengan pembukaan pada pukul 08.15-09.30 WIB oleh Ketua Panitia, Bupati HMPS-HKI, kemudian dilanjut Gubernur BEM FSH Muhammad Emil Hakim Aba dan Dekan Fakultas Syariah dan Hukum (FSH).

Acara ini dimulai dengan sambutan ketua panitia, kemudian Bupati HMPS-HKI dalam sambutannya ia menuturkan harapan yang ia harapkan pada anggota agar menguatkan solidaritas keseluruh jajaran mahasiswa HKI dan seluruh anggota ungkap Ahmad Indra Pradana

Selain itu, Gubernur BEM FSH juga menyampaikan bahwa "Sesibuk apapun organisasi jangan sampai meninggalkan Sholat 5 waktu, karena kadang ada beberapa oknum yang sangat aktif berorganisasi tapi melupakan salat 5 waktu", ujar Emil. 

Kemudian dari Ibu Mayadina juga menyampaikan harapan kepada para pengurus HMPS-HKI agar mencari tahu apa yang menjadi minat & bakat mahasiswa HKI untuk kemudian ditindak lanjuti, untuk progja kedepannya, ujar Dekan FSH

Setelah pembukaan dilanjutkan materi pertama yaitu analisis diri dan analisis SWOT yang disampaikan domisioner anggota HMPS-HKI Muhammad Maulana. Setelah materi pertama selesai, dilanjutkan materi kedua yang disampaikan oleh Muhammad Rizqi , Dalam materi ini yaitu analisis momen dan progja untuk membahas suatu program kerja satu periode ke depan, materi ini merupakan materi terakhir yang menjadi puncak acara RAKER.  RAKER ditutup pada sore hari pukul 15.40 dan dilanjutkan sesi foto bersama lalu bersih-bersih tempat.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus