Skip to main content

Tingkatkan kualitas Mahasiswa Hukum, HMPS HKI adakan Program Pesantren Hukum

 


Mahasiswa Hukum Keluarga Islam yang tergabung dalam HMPS HKI selenggarakan Program Pesantren Hukum pada Jum’at – Ahad ( 26 – 28/02/2021) di gedung hijau Lt.2 komplek UNISNU Jepara. Acara yang berlangung selama tiga hari tersebut berisikan pendalaman metode Amtsilati, Mekanisme Praktikum Peradilan Semu, Pelatihan LO ( Legal Opinion), serta Pelatihan Kepenghuluan, yang mana semuanya merupakan materi–materi yang wajib dikuasai oleh Mahasiswa Hukum Keluarga Islam. “Sebagai Mahasiswa Hukum Keluarga Islam memang dituntut untuk memahami dan menguasai kitab agar nanti pada saat terjun ke masyarakat mereka bisa mempraktikkan ilmu yang didapatkan” ujar Emil selaku ketua panitia dalam acara Program Pesantren Hukum. “Acara dimulai dari Jum’at sore pembukaan dan materi Amtsilati, lalu hari sabtu dilanjutkan ke Praktikum di Pengadilan Agama Kudus untuk menyaksinkan mekanisme peradilan semu, dan ditutup dengan Pelatihan Kepenghuluan pada hari Ahad di Unisnu Jepara sendiri” Ungkap Izzun Nidhom (Bupati HMPS HKI). Ia menambahkan bahwa kegiatan PPH ( Program Pesantren Hukum) mendapat dukungan penuh dari Kaprodi dan dalam persiapannya pun tidak banyak kendala yang dihadapi. Meskipun beberapa mahasiswa tidak dapat mengikuti kegiatan tersebut karena berbagai faktor, hal itu tidak menghalangi semangat panitia serta 20 orang peserta yang penuh antusias dalam mengikuti setiap agenda yang telah dijadwalkan.

(Ika Laila/Lpm_Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus