Skip to main content

Forum Remaja Berkiprah BSO FKJ PMII Jepara Adakan Seleksi Duta Genre 2021


Sabtu(30/01/2021) PIK-pikir FKJ PMII Jepara mengadakan Pemilihan Duta Genre yang dilaksanakan di Auditorium L3 Perpustakaan Unisnu Jepara. Kegiatan yang mengambil tema  Peran Generasi Milenial untuk Menanggulangi Permasalahan Remaja  tersebut  diikuti oleh 19 peserta dari Unisnu Jepara. Selain  dihadiri oleh Duta genre 2018 dan Duta Genre Jawa tengah, juga  ada tamu undangan dari rayon dan LPM yang ada di Unisnu Jepara. Melati Puspita Sari, selaku ketua dari Forum Kajian Gender memaparkan bahwa tujuan diadakannya event pemilihan duta genre adalah agar nantinya dapat menjadi role model dalam mencegah NAPZA, Seks bebas, dan juga pernikahan dini yang mana hal tersebut sangat akrab dengan remaja.


Pada pemilihan Duta Genre tahun ini dilakukan secara dua tahap. Tahap pertama semua peserta memaparkan materi yang ada pada forum kajian gender di antaranya  8 fungsi keluarga dan juga pendewasaan usia perkawinan.  Tahap kedua mereka menampilkan bakat yg dimiliki. Peserta menampilkan bakat masing- masing mulai dari menyanyi, menari, silat, membaca puisi, bahkan senam aerobik.


Dari 19 Peserta yang mengikuti seleksi, terpilihlah Monika Leni Silvia sebagai Duta Genre Putri dan Ahmad Amin Wahyudi sebagai Duta Genre Putra. Adapun dari semua peserta yang turut berpartisipasi dalam seleksi, mereka semua akan didaftarkan untuk mengikuti seleksi Duta Genre lagi, di tingkat Provinsi.


"Kesan saya, sangat senang karena baru pertama kali tampil di ajang tingkat kampus. Hitung-hitung buat pengalaman kedepannya agar jauh lebih baik dan bisa juara. Selain itu di duta genre ini kita bisa memberi sosialisasi kepada masyarakat sekitar dan teman-teman yang lain agar tidak terjerumus ke dalam pernikahan dini, seks bebas dan Napza/zat adiktif lainnya. Dengan begitu pula merupakan satu cara saya untuk dapat memberi manfaat bagi sesama remaja dan masyarakat secara umum", pungkas Zidan salah satu kontestan Seleksi Duta Genre PIK PIKIR FKJ PMII Cabang Jepara 2021.

(Hesti/Lpm_Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus