Skip to main content

KOLABORASI KOPMA FASYAH & PAC KEDUNG GELAR SEMINAR KEWIRAUSAHAAN

Kedung, Minggu (27/9). Koperasi Mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum Unisnu Jepara (KOPMA FASYAH)  berkolaborasi dengan PAC IPNU IPPNU Kedung menggelar Seminar Kewirausahaan di gedung MWC NU kecamatan Kedung, Jepara. Seminar yang bertemakan Sukses Berwirausaha di Usia Muda Lewat Market Place dan Sosial Media  ini dibuka langsung oleh ketua MWC NU Kedung. 

Dalam seminar kewirausahaan kali ini ada dua pemateri yang menyampaikan pengalaman mereka berkecimpung di dunia bisnis serta kiat- kiat berbisnis lewat market place dan social media. Adapun materi pertama dipaparkan oleh Afwana Ijazani, S.Ds yang memiliki usaha di bidang furniture serta materi kedua dipaparkan oleh Muhammad Choirul Ma’arif sebagai Owner Shima Furniture Jaya.

Afwana menyampaikan pengalamanya dalam merintis usaha dan perjuangannya di bidang furniture sejak di bangku kuliah. Menurutnya selain perencanaan usaha yang jelas membangun relasi juga sangat penting dalam dunia bisnis. Ia sangat aktif mengikuti pameran nasional seputar dunia furniture, dari sana selain ia mendapat pengalaman dan ilmu baru ia juga bisa membangun relasi yang lebih luas lagi. “Sukses tidak perlu menunggu tua, kalau bisa sukses usia muda kenapa harus menunggu tua” pungkasnya.

Sementara Ma’arif menyampaikan mengenai kiat-kiat membangun usaha di Market Place. Ia menekankan jika sudah memiliki toko di market place maka tugasnya adalah melengkapi verifikasi akun toko serta sebisa mungkin untuk mempertahankan performa toko tersebut.

Tujuan diadakan Seminar Kewirausahaan ini adalah untuk mencetak generasi pelajar yang bisa berbisnis di dunia digital khususnya market place. Selain itu kegiatan ini ditujukan untuk mencetuskan wirausahawan- wirausahawan baru yang harapanya bisa mengurangi angka kemiskinan dan angka pengangguran saat ini.

Sementara itu, seminar kewirausahaan tersebut dihadiri oleh Ketua MWC NU Kedung, Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum, PAC IPNU IPPNU Kedung, Mahasiswa serta pelajar SMA/Sederajat.

(Rizka/LPM Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus