Skip to main content

Muwasaun Niam Terpilih Pimpin PC PMII Jepara

Mandtataris terpilih PC PMII Periode 2017-2018, Muwasaun Niam berada di tengan foto bersama dengan perwakilan PKC dan ketua PC PMII Jepara Periode 2016-2017
Jepara – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Jepara melakukan proses konferensi Cabang (konfercab) ke-19 pada tanggal 28-30 Oktober 2017 bertempat di lantai 2 gedung NU Jepara. Dalam proses demokrasi yang dilakukan secara keterwakilan menetapkan sahabat Muwasaun Niam sebagai mandataris terpilih periode 2017-2018.

Dalam proses demokrasi yang diselenggarakan tiap tahun ada 3 kandidat yang bersaing dengan ketat yaitu Abdullah Nur Rohim dari Rayon Tarbiyah dan Keguruan, Ahmad Feri dari Rayon Tarbiyah dan Keguruan dan Muwasaun Niam dari Rayon Syari’ah dan Hukum. Sahabat Niam diberikan amanat dengan perolehan 9 suara dari 16 suara yang sah bisa menggunakan hak pilih, Sedangkan kandidat terdekatnya sahabat Abdul memperoleh 7 suara.

Perlu diketahui bahwa penyelenggaraan konfercab ke 19 tiap rayon memiliki 3 hak suara penuh dan satu komisariat yang memiliki 3 suara. Hal ini sedikit berbeda dengan konfercab tahun 2016 yang menetapkan bahwa tiap rayon memiliki 5 suara penuh dan komisariat hanya 5 suara.

“Terimakasih atas terpilihnya saya sebagai mandataris terpilih PC PMII Jepara, saya berharap semua tataran rayon hingga cabang bisa kompak untuk mengawal pemerintah daerah Jepara.” Ujar Muwasaun Niam

Lebih lanjut Niam menyebutkan kalau langkah pertama yang dilakukan adalah melakukan pembentukan kepengurusan PC PMII Jepara Tahun 2017-2018. “Setelah terbentuk langkah selanjutnya yang dilakuan adalah melakukan pengawasan secara all out hajat demokrasi Jawa Tengah 2018 (Pilgub) dan tentunya melakukan pengadvokasian terhadap kebijakan pemerintah Jepara.” Imbuh Niam

Sebelum Proses konfercab, panitia menyelenggarakan seminar kemandirian ekonomi yang diselenggarakan di Gedung DPRD Kabupaten Jepara. Dalam acara tersebut di hadiri puluhan kader PMII Jepara sekaligus menyaksikan debat kandidat calon peserta konferensi cabang Jepara. (LPM BURSA)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus