Skip to main content

PMII Rayon Syariah Gelar Aksi Penggalangan Dana



Jepara – Senin (12/12) PMII Rayon Syari’ah gelar aksi penggalangan dana untuk korban gemba di kabupaten Pidie Aceh. Kegiatan ini dilakukan di jalan Kartini tepatnya di tugu Kartini Jepara. Aksi penggalangan ini diikuti oleh mahasiswa fakultas Syariah dan Hukum. Kegiatan ini dimulai dari pukul 13.30 hingga pukul 17.00 di dua tempat yaitu di Tugu Kartini dan di pantai Teluk Awur. 

Aksi penggalangan dana ini merupakan bentuk kepdelian mahasiswa terhadap para korban gempa Aceh. Gempa yang terjadi pada 7 Desember lalu memang telah menimbulkan banyak kerugian. Baik materi maupun korban jiwa. Karena ha itulah para mahasiswa melakukan aksi penggalangan dana dengan tujuan untuk meringankan korban gempa di Aceh tersebut. Meski terkendala lampu lalu lintas yang tidak berfungsi, namun para mahasiwa tetap bersemangat dan antusias mengikuti aksi penggalangan dana tersebut. 

Aksi penggalangan dana ini merupakan inisiatif dari kader PMII Syariah yang ingin mengadakan penggalangan dana. Awalnya ingin mengadakan diskusi namun karena ada bencana tersebut, kemudian agenda diskusi diganti dengan aksi penggalangan dana. Inisiatif ini kemudian diikuti oelh rayon lainnya seperti rayon R.A Kartini dan juga cabang dari PMII. Ketua Rayon Syariah, Asep Rojudin berharap kegiatan penggalangan dana ini bisa membuat PMII Jepara lebih solid dan kompak lagi.

Rencananya dana yang terkumpul akan dikirim ke Pimpinan Besar (PB) sebelum tanggal 18 Desember. Karena tanggal 18 Desember merupakan hari terakhir pengumpulan dana untuk korban gempa Aceh. Aksi penggalangan juga akan terus dilakukan hingga hari Rabu dan setelah itu akan segera dikirim ke PB PMII. Aksi ini diharapkan bisa meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap sesama. Sehingga akan terjalin rasa simpati dan empati kepada saudara kita yang tertimpa musibah (R/S Sri Pujiati).

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus