Skip to main content

Kembangkan Potensi dalam Organisasi


para pengurus sedang dilantik oleh dekan fakultas Syari'ah di ruang 1C Sabtu (12/11)
UNISNU- Sabtu (12/11) pelantikan bersama UKK dan HMP fakultas Syari’ah dan Hukum dilaksanakan di ruang 1 C pukul 10.00. UKK yang ikut pelantikan yaitu LPM Burs@, Wapalhi, LKIF dan LPPH. Sedangkan HMP yang ikut dilantik yaitu HMP AS dan HMP PS. Keenam organisasi ini dilantik bersama oleh Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum yaitu Bu Mayadina Rohmi Musfiroh. Pelantikan ini diikuti oleh seluruh pengurus UKK dan HMP tersebut yaitu para mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Tarbiyah.

Pelantikan tersebut juga dihadiri kaprodi Perbankan Syari’ah yaitu Bapak Wahidullah dan Ketua TU Ibu Ruhaniah. Bapak Wahidullah  memberikan pesan agar pengurus yang dilantik nanti bisa bertanggung jawab dan menjalankan amanah dengan baik. Beliau juga menyampaikan pesan agar mahasiswa Fakultas Syari’ah bisa membuat PKM sebagai wadah untuk menyalurkan ide dan kreativitasnya. Karena Fakultas Syari’ah memiliki target sekitar 35 PKM yang dikirimkan ke DIKTI.

Sedangkan bu Mayadina memberi pesan walaupun banyak kegiatan diorganisasi tetapi juga harus bisa berprestasi dalam bidang akademik. Dalam organisasi sekecil apapun tindakan yang kita lakukan akan berpengaruh bagi kehidupan kita kelak. Yang perlu kita lakukan adalah meningkatkan kualitas dan potensi yang kita miliki. Karena Fakultas Syari’ah dan Hukum adalah fakultas yang memiliki paling banyak unit kegiatan khusus (UKK). Sehingga beliau berharap UKK yang ada tersebut mampu mewadahi berbagai potensi mahasiswa di Fakultas Syari’ah.

Kemudian dilanjutkan dengan pelantikan bersama yang dibagi dalam 2 tahap. Pertama yaitu pelantikan untuk HMP dan yang kedua untuk UKK. Pembacaan SK Dekan Fakultas Syari’ah oleh ibu Rukhaniah selaku ketua TU Fakultas Syari’ah. Sedangkan untuk ikrar pelantikan dibacakan oleh ibu Mayadina selaku dekan Fakultas Syari’ah. Setelah pelantikan bu Mayadina memberikan selamat kepada para pengurus atas kepengurusan yang diterima. (R/S Septika Nanda)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus