Skip to main content

KKL Fakultas Syari’ah dan Hukum UNISNU Didik Mahasiswa Kerja Lapangan di PTA Prov. Jawa Tengah.

LPM BURSA
Mahasiswa FSH Melakukan foto bersama Hakim Agung di depan Gedung PTA setelah seminar, Selasa (9/2)
LPM BURSA - Semarang, (9/2). Program Studi Al Ahwal Al Syakhshiyyah Fakultas Syari'ah dan Hukum Universitas Islam Nahdlatul Ulama' (UNISNU) Jepara melakukan KKL di Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang, yang di pimpin Langsung Oleh Dekan FSH (Ah. Bahrowi_ beserta jajaran dosen dan juga Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKL FSH 2016. KKL ini merupakan mata kuliah yang khususkan bagi mahasiswa yang berada di semester 5 oleh FSH UNISNU Jepra. KKL ini dilaksanakan di Aula PTA Semarang yang diikuti oleh para peserta KKL mahasisswa smester V Program Studi AS Fakultas Syari'ah Dan Hukum UNISNU Jepara tahun akademik 2015-2016 yang didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL).

Aara Kuliah Kerja Lapangan ini di buka dengan Seminar yang membahas tentang Materi Hukum Acara Perdata yang dibawakan oleh Hakim Tinggi Drs. H. Cholidul Azhar, S.H.,M.Hum dan Drs. H. Misbachul Munir, S.H. Kegiatan ini diharapkan supaya memberikan pengalaman riil kepada mahasiswa terhadap teori praktik di lapangan berkaitan disiplin keilmuan Hukum dan kompetensi di PTA Semarang.

Program Studi AS Fakultas Syari'ah Dan Hukum sebagai lembaga yang mempersiapkan mahasiswa terampil dan kompeten dalam menerapkan prinsip-prinsip dan teori Hukum Perdata Islam dan Hukum Perdata Positif dalam bentuk lembaga penyelesaian perkara-perkara, membuat draff putusan dan memberikan bantuan hukum, terampil menerapkan adminidtrasi lembaga peradilan dan juga terampil dalam menjalankan tugas sebagai Hakim dan atau Panitera. Oleh karena itu KKL ini merupakan salah satu bagian yang signifikan dalam rangka mencapai hal tersebut. Adapun Hukum perdata sebelum lahirnya UU peradilan nomor 7 tahun 1989 Telah diubah dengan UU Peradilan Agama yang telah diubah dengan Undang-undang Nomor 3 Tahun 2006 dan Undang-undang Nomor 50 Tahun 2009. Kewenangan Peradilan setelah lahirnya Undang yang baru menjadi semakin luas.
Dengan mengikuti materi yang ada sebagai bekal para mahasiswa serta sebagai tambahan materi diperkuliahan.

“Tujuan khusus pelaksanaan KKL Program Studi AS Fakultas Syari'ah Dan Hukum Unisnu Jepara tahun akademik 2015-2016 adalah membimbing pengetahuan mahasiswa ke arah terbentuknya pribadi Mahasiswa yang kompeten dalam bidang dan keahlianya. melalui KKL mahasiswa diharapkan mampu menjelaskan dan mendeskripsikan mengenai ke-Administrasi-an, ke-Panitera-an, kewenangan dan fungsi PTA Semarang, serta mampu bersikap profesional dalam menangani masalah proses hukum yang berkembang di masyarakat dan memiliki ketrampilan dalam teknik penyelesaian perkara”. Tutur Dekan FSH UNISNU Jepara (Ahmad Barowi).

Mahasiswa yang mengikuti KKL ini sangat antusias sekali dan mereka selalu ingin menambah wawasan dengan menanyakan setiap penjelasan yang disampaikan oleh Hakim Agung. Mahasiswa juga dapat melihat langsung terhadap kondisi lapangan Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Semarang, "Semoga kegiatan KKL Program Studi Al Ahwal Al Syakhshiyyah Fakultas Syari'ah Dan Hukum Universitas Nahdlatul Ulama' di PTA Semarang dapat bermanfaat bagi semua pihak, bagi Mahasiswa dan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Dengan selalu mengharapkan hidayah dan berkah Allah SWT dan memberikan balasan yang lebih baik." ujar peserta KKL. RS/Aufal Haq

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus