Skip to main content

Parkiran Mewah UNISNU

PARKIRAN MEWAH (MEPET SEMLEWAH) UNISNU

PARKIRAN MEWAH (MEPET SEMLEWAH) UNISNU
Ilustrasi Parkiran
Siapasih yang tidak menginginginkan kita mempunyai parkiran yang rapi penataannya, tidak sempraut? Yah.. memang Masalah ini mungkin menjadi sorotan penting bagi pejabat kampus dan bagi kita semua. Parkiran kampus merupakan salah satu cerminan mengenai fasilitas kampus. Parkiran sangat berpengaruh bagi pikiran orang lain atau tamu dari luar terhadap fasilitas kampus kita.

Saya akan membahas beberapa masalah yang terjadi di tempat parkiran. Permasalahan pertama yang akan saya bahas yaitu tentang lahan parkiran yang sempit. Lahan parkiran yang sempit membuat mahasiswa memarkir atau menaruh sepeda motornya ditempat yang salah. Maksudnya seperti, mahasiswa memarkir atau menaruh kendaraannya tidak pada tempat yang telah disediakan. Seperti beberapa mahasiswa yang memarkir sepeda motornya dihalaman kantin dan ada pula sebagian mahasiswa memarkir sepeda motornya ditempat parkiran untuk dosen padahal tempat parkiran untuk dosen tidak boleh untuk mahasiswa.
Adapun masalah kedua yang akan saya bahas mengenai, ketika mahasiswa selesai belajar dan hendak pulang mahasiswa mengalami kewalahan mengeluarkan sepeda motornya. Hal ini disebabkan karena sepeda motornya berdempetan dengan sepeda motor mahasiswa lain. Hal ini diperparah lagi dengan banyaknya mahasiswa parkir di jalanan parkir yang seharusnya untuk keluar masuk motor.
Masalah berikutnya adalah fasilitas parkiran yang kurang memadai misalnya seperti atap pada parkiran yang kurang sehingga membuat mahasiswa terpaksa memarkir sepeda motor milik mereka ditempat yang panas. Apa lagi letak kampus yang berada pada daerah panas. Hal ini membuat mahasiswa dan mahasiswi sangat kecewa termasuk saya. Dan masalah keamanan diparkiran menurut saya sudah baik.
Bukan masalah jika tidak menimbulkan akibat. Adapun akibat yang ditimbulkan dari tiga masalah tersebut yaitu mahasiswa dan mahasiswi ketika memarkir sepeda motor milik mereka berdempetan dan berlapis-lapis sehinga membuat mahasiswa kesusahan ketika mengeluarkan sepeda motor mereka dan terkadang mahasiswa yang seharusnya bisa pulang lebih awal harus menunggu sampai kendaraan dibelakangnya kosong. Bahkan terlalu berdempetan membuat sepeda motor mahasiswa menjadi tergores. Hal ini tentunya sangat membuat kecewa dan kerugian bagi mahasiswa. Bagi seorang mahasiswa mungkin ketika mengeluarkan sepeda motor dari parkiran yang sempit sedikit lebih mudah. Tetapi bagi mahasiswi hal ini merupakan hal yang sangat sulit. Karena tenaga mereka tidak sama dengan seorang mahasiswa.

Solusi yang coba saya tawarkan adalah apa salahnya menambahkan juru parkir untuk parkiran mahasiswa, karena masih banyak mahasiswa yang cara parkirnya tidak rapi. Dan solusi lain yang saya tawarkan yaitu 4% anggaran kampus digunakan untuk memperbaiki atau menambah fasilitas parkiran. Walaupun dari segi keamanan parkiran sudah baik tetapi menurut saya ada baiknya untuk meningkatkan keamanan. Misalnya seperti penambahan CCTV dan menyediakan sarana untuk penitipan helem. Tetapi ini semua tidak akan berjalan dengan baik jika tidak ada dukungan dari pejabat kampus dan kesadaran mahasiswa sendiri untuk menjaga keamanan sepeda motor mereka. Matur suon… RS.Tatag K.

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus