Skip to main content

BEM FSH LPJ Lebih Awal

Pembukaan LPJ BEM Fakultas Syari'ah
LPMBURSA.COM, Jepara - Badan Eksekutif mahasiswa (BEM) Fakultas Syari’ah dan Hukum Unisnu Jepara melaksanakan reoganisasi kepengurusan lebih awal dari Organisasi lainnya. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (4/7) di Ruang Microteaching Lantai 3 Gedung Hijau Unisnu jepara kemarin. Selain mahasiswa Fakultas Syari’ah dan Hukum, acara tersebut juga dihadiri oleh beberapa perwakilan organisasi yang lainnya.Gubernur BEM FSH, Misbakhus Sholihin, dalam sambutannya menjelasakan bahwa masa bakti kepengurusan untuk tahun ini hanya sekitar 6 bulan, hal tersebut berdasarkan keputusan semua BEM dilingkungan Unisnu. “Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan masa anggaran dari Universitas. Jadi, untuk kepengurusan BEM tahun depan bisa sesuai dengan masa anggaran yang tidak seperti tahun lalu, yang mana pada tahun lalu kepengurusan BEM selalu mengambil setengah anggaran dari periode sebelumnya” jelas Sholikin.

Sementara itu Presiden BEM Unisnu, Ahmad sunani juga menjelaskan hal yang serupa. “Seharusnya kehadiran DPM yang saat ini diketuai oleh Arif Makruf bisa menghadiri acara ini, karena beliau lah yang lebih atau tentang aturan yang dibuat dan disepakati oleh semua organisasi” tambah Sunani.Lebih lanjut, Sunani juga menjelaskan bahwa sebelum Reorganisasi dari BEM FSH sudah ada Organisasi yang reor, yaitu UKM Racana dan UKM Menwa yang dalam reorganisasi tersebut tidak melalui Pemilihan Mahasiswa (Pemilwa) namun dilaksanakan secara musyawaroh untuk mencpai mufakat dalam pemilihan Ketua.


Dekan Fakultas Syari’ah dan Hukum Drs. Ahmad Bahrowi, M.Ag yang juga turut menghadiri acara tersebut menambahkan semua kegiatan yang dilakukan oleh BEM FSH dalam rangka mengembangkan Unisnu khusunya Fakultas Syari’ah dan Hukum. ”Organisasi kemahasiswaan tidak boleh dimarjinalkan.” Imbuh beliau.Selain itu pelaku organisasi (aktivis) juga harus mendapatkan perlakuan secara khusus dari Universitas. “kami sudah mengusulkan kepada Rektorat saat rapat, namun belum ada tindak lanjut yang jelas” ujar beliau.Pihak Fakultas juga tetap optimis bahwa Fakultas Syari’ah dan Hukum akan dapat mampu berkembang. “saat ini Fakultas sudah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak diantaranya Mahkamah Agung (MA), Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Jepara. Selain itu Fiqh Indonesia terus kita kaji, karna hukum-hukum yang ada itu terbatas sementara permasalahan terus berkembang” jelasnya.

Sementara itu beliau juga sempat menanggapi isu yang saat ini berkembang terkait pengapusan UKK yang diwacanakan oleh DPM dan Biro 3. Beliau menjelaskan memang semua Wakil Dekan bidang kemahasiswaan saat rapat dengan Rektorat pernah diinformasikan bahwa UKK/UKM yang ada di Unisnu akan dikonfersikan. “mungkin permsalahan anggaran” jelas beliau.Masih Menjabat Reoganisasi yang dilakukan oleh BEM FSH hanya untuk menyampaikan Laporan pertanggung jawaban bukan untuk mendomisionerkan kepengurusan. “Kepengurusan ini sebenarnya masih menjabat sampai dilaksanakannya Pemilwa oleh KPUM, setelah dilaksanaknnya Pemilwa tersebut dan terpilih Gubernur baru dan setelah pelantikan masa periode yang diketuai oleh sahabat Sholikin secara otomatis akan lengser” ujar M. Iklil selaku pengurus saat diwawancarai oleh Tim Redaksi. Lebih jelasnya Sholikin menambahkan bahwa masih ada beberapa program yang nantinya akan dilaksakan oleh seluruh pengurusnya, seperti Program Hibah Bina Desa (PHBD) dari Dikti. OSPEK juga nanti dari masa periode saat ini yang akan melaksanakan, karena KPUM belum terbentuk. “Secara otomatis BEM FSH tidak akan ada kekosongan dalam struktural kepengurusan” imbuh Sholikin.

Selain itu pihaknya juga akan membentuk Tim inti yang terdiri dari pengurus BEM yang berasal dari mahasiswa semester 4. Hal tersebut dilakukan untuk mempersiapkan Tim tersebut dalam menempati jajaran kepengurusan BEM yang akan datang, yang juga bertujun sebagai bentuk kaderisasi yang dilakukan. (Iklil/lpmbursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus