Skip to main content

PPM FTIK UNISNU Jepara



Sabtu, (27/9) Sahabat Udvi, S.Pd. I, saat menjelaskan teknis pembuatan makalah dalam pelatihanpembuatan makalah yang diselenggarakan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UNISNU Jepara

UNISNU- Sabtu, (27/09) BEM Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan bekerja sama dengan Rayon Tarbiyah dan Ilmu Keguruan  mengadakan pelatihan pembuatan makalah (PPM) di gedung Majlis Taklim desa Bawu kecamatan Batealit Jepara.

Jumlah Peserta yang mengikuti acara pelatihan pembuatan makalah sejumlah 60 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa reguler 1 maupun reguler 2 baik itu jurusan Pendidikan Agama Islam ataupun Pendidikan bahasa Inggris.

Teknis Pelaksanaan

Dalam pelatihan tersebut ada dua materi yang disuguhkan panitia kepada peserta. materi pertama adalah pembuatan makalah , teknis kedua adalah  presentasi. Yang dimana pemateri pertama pembuatan makalah yang di isi oleh beliau bapak Udvi spd.i yang dimulai pukul 14:00-23:00 WIB. “teknik yang pertama adalah teknik pembuatan makalah yang dimulai hari sabtu ini (red-Sabtu 27/09 Kemarin) pukul 14:00-23:00) WIB” tutur Ahmad Sunani MR selaku Presiden BEM Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan. Sedangkan pemateri yang kedua adalah presentasi yang di bawakan oleh Ulwi dari  fakultas ekonomi dan bisnis. Pelatihan Pembuatan makalah diselenggarakan dilatar belakangi karena makalah merupakan konsumsi wajib mahasiswa sehari-harinya.

Sedangkan Tujuan Pelatihan Ini memfasilitasi Mahasiswa baru dalam pembuatan makalah dan membangun kultur akademik dalam bidang presentasi “intinya presentasi yang biasanya kita nikmati presentasi dalam perkuliahan kan hanya duduk membacakan dari awal sampai selesai. Harapkan panitia setelah pelatihan ini mahasiswa baru bisa menggunakan teknik yang menarik dan inovatif dalam presentasi “harapanya (panitia-red) adalah mereka dapat membuat karya ilmiah mulai dari makalah sampai selanjutnya karena proses laporan PPL, KKL, KKN bahkan skripsi dasarnya adalah dari teknik makalah” tambah Ahmad Sunani di akhir wawancara redaksi. (RS-Anam)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus