Skip to main content

Dekan FSH Melantik Kepengurusan 8 Organisasi Mahasiswa Masa Bakti 2022-2023


Tahunan-LPM Burs@, Fakultas Syariah dan Hukum, Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara mengadakan pelantikan seluruh Organisasi Mahasiswa yang dinaunginya. Acara tersebut bertempat di Auditorium Perpustakaan Lantai 3 Unisnu Jepara pada Rabu (26/10). 

Pelantikan bersama diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (BEM FSH), dan seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) Fakultas Syariah dan Hukum, antara lain yaitu Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI), Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PS), Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Burs@, Lembaga Kajian Ilmu Falak (LKIF), Lembaga Penelitian dan Pengabdian Hukum (LPPH), Wahana Pencinta Alam dan Lingkungan Hidup (WAPALHI), Koperasi Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (KOPMA FASYAH) Unisnu Jepara, dan Symphony Voice (SV).

Pelantikan Pengurus Organisasi Mahasiswa kali ini mengusung tema "Regenerasi Kepengurusan Menuju Ormawa FSH yang Progresif dan Visioner". Alasan pemilihan tema tersebut diharapkan adanya peningkatan yang lebih baik dari pada kepengurusan yang sebelumnya.

"Pelantikan tersebut bermaksud untuk mendapatkan legalitas dalam berkontribusi dan menjalankan program kerja (progja) yang telah disusun dalam satu periode ini, harapannya untuk semua ormawa dalam naungan FSH dapat terjalin sinergitas untuk mencapai tujuan FSH Satu" Ucap Azwar Anas, selaku ketua panitia pelantikan Ormawa Fakultas Syariah dan Hukum. 

Acara pelantikan bersama kali ini di buka oleh Wakil Presiden Mahasiswa Unisnu Jepara. "Harapannya teman-teman ormawa bisa melaksanakan progja nya dengan baik, berkualitas, dan memiliki efektivitas dalam menjalankannya" Ucap Chafid Ulil Yusuf yang merupakan Wakil Presiden Mahasiswa Unisnu Jepara.

Di akhir acara ini, Mayadina Rohmi Musfiroh, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum menyampaikan harapannya untuk para pengurus organisasi mahasiswa di lingkungan Fakultas Syariah dan Hukum agar bersiap melakukan transformasi organisasi melalui penyusunan visi bersama (shared vision), membangun kedewasaan personal, mengedepankan dialog, menemukan makna dalam berorganisasi, serta memupuk solidaritas dan kebersamaan. Dalam hal tata kelola organisasi mahasiswa, para pengurus Ormawa diharapkan untuk mengedepankan transparansi, akuntabilitas, efektifitas serta memperluas partisipasi seluruh mahasiswa dan stakeholder untuk mencapai tujuan bersama. “Fokus pada substansi program, serta pangkas acara-acara yang bersifat formalitas dan seremonial”, ungkap Mayadina. 

Acara ditutup dengan pemberian cinderamata oleh mahasiswa yang lolos pendanaan Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) kepada Amrina Rosyada, Dosen Fakultas Syariah dan Hukum, sekaligus sebagai pembimbing PKM. Acara berjalan dengan lancar dan khidmat sampai selesai. 

(NS/LPM BURS@)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus