Skip to main content

Bem Unisnu Serah Terima Donasi Jepara Peduli Bencana

Unisnu Jepara-Kamis(25/02/2021) BEM Unisnu mengadakan penyerahan hasil donasi peduli bencana (Follow-Up) Kegiatan yang dilakukan oleh seluruh Ormawa Unisnu Peduli Bencana akhir bulan Januari lalu kepada Rektor Unisnu Jepara. Kegiatan serah terima hasil donasi Jepara Peduli Bencana tersebut bertempat di depan Gedung Rektorat Unisnu Jepara. 

Kegiatan galang dana ini melibatkan Mahasiswa Unisnu, Ormawa dan beberapa komunitas luar kampus yang langsung dikoordinasikan oleh BEM Universitas dan Komunitas Peduli Amal dan Sosial (Kompas) Unisnu. Kegiatan tersebut beratas namakan "Jepara Peduli Bencana".

Proses penyaluran uang donasi dilakukan melalui dua cara yakni transfer ke rekening melalui NU peduli yang dikoordinir oleh Bapak Aang selaku Dosen di Unisnu dan secara langsung melalui aksi sosial galang dana. Adapun lokasi yang menjadi titik penyaluran galang dana ada tiga tempat yaitu Sulawesi Korban Bencana Gempa, Kalimantan, dan Jawa Barat Korban Bencana Banjir.

Penyaluran donasi ketiga tempat tersebut langsung dikoordinasi Oleh Bapak Aang mewakili jajaran dosen Unisnu. Banyak Kendala yang menghalangi kegiatan galang dana yakni cuaca karena terkendala oleh hujan sehingga beberapa hari dipindahkan waktunya ke hari berikutnya. Selain dari uang galang dana yang dimintakan oleh para relawan dengan turun ke jalan-jalan, hasil donasi tersebut juga berasal dari hasil jual keripik dan jual stiker oleh para relawan. “Dan dari uang ATM yang menyantumkan nomor Rekening yang bisa ditransfer dari bantuan para donatur-donatur luar yang tidak bisa memberikan bantuannya secara langsung”. (Ungkap Sa’adatul Kholili selaku wakil ketua BEM Unisnu)


(Faizah/Risfiana/LPM BURSA)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus