Skip to main content

Prodi HKI Mencari Sosok Pimpinan Baru



Setelah sempat digegerkan dengan pergantian Dekan, kini Fakultas Syariah dan Hukum kembali digegerkan dengan adanya pergantian Ketua Program Studi atau yang biasa disebut Kaprodi untuk program studi Hukum Keluarga Islam. Melihat sekarang ini Kaprodi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah dan Hukum UNISNU Jepara sedang berada diujung masa jabatanya. Yaitu M. Husni Arafat. Lc., M.Si yang telah memimpin program studi HKI kurang lebih selama 4 tahun dan akan berakhir pada 1 Maret 2020.

Sehingga dengan berakhirnya kepemim-pinan Kaprodi HKI tersebut akan dilaksanakan pemilihan Kaprodi baru. Melalui SK No 02/FSH/UNISNU/SK/PB/2020 tentang panitia pemilihan Ketua Program Studi Hukum Keluarga Islam masa periode 2020-2024 telah ditetapkan yaitu Imron Choiri S.H.I., M.H sebagai Ketua Panitia, Faiqul Hazmi S.E.,M.sy sebagai sekretaris juga perwakilan senat fakultas dan Saiful Anwar sebagai anggota.

Untuk persyaratan calon Kaprodi sendiri tidak jauh berbeda dengan persyaratan calon Dekan maupun Rektor,  dan yang membedakan di sini adalah calon Kaprodi hanya untuk dosen tetap dari program studi tersebut karena proses pemilihanya lebih tertutup namun tidak menghilangkan proses demokrasi tetap masih ditempuh.

Berdasarkan SK Rektor No 55/PR/-UNISNU/VIII/2017 tentang tata cara pemilihan, pengangkatan dan pemberhentian Kaprodi. Pemilihan Kaprodi dilakukan oleh dosen tetap program studi tersebut. Dalam program studi HKI berjumlah 6 orang. Panitia pemilihan di sini  bertugas hanya melakukan penyaringan terhadap calon-calon Kaprodi baik yang didaftarkan maupun yang mendaftarkan diri, selanjutnya untuk di ambil 2 orang yang nantinya akan diserahkan kepada Dekan untuk ditentukan siapakah yang akan menjadi Kaprodi HKI. Namun tidak hanya sampai disini, nama tersebut selanjutnya diserahkan kepada Rektor setelah itu baru dapat ditetapkan siapa yang menjabat Kaprodi HKI periode 2020-2024. Karena hak penentu pemilihan ada pada Dekan dan Rektor.

Adapun tahapan dalam pemilihan kaprodi tertanggal 05 Februari 2020 Pengumuman, 06-05 Februari Pendaftaran, 11 Februari  Verifikasi berkas dan 14 Februari tahap pemilihan calon Kaprodi oleh ketua panitia pemilihan. Sampai saat ini sudah memasuki tahap verifikasi berkas. Ketua panitia pemilihan Kaprodi HKI membeberkan bahwa sudah ada 2 pendaftar calon Kaprodi HKI, diantaranya yaitu Alfa Syahriar,Lc., M.Sy dan M. Husni Arafat, Lc., M.S.I dan semua dinyatakan telah lolos verifikasi berkas. Dan kemudian selanjutnya akan dilaksanakan rapat pemilihan pada 14 Februari 2020. 

“Terakhir, harapannya untuk Kaprodi yang nanti terpilih dapat mengayomi dosen yang ada di program studi Hukum Keluarga Islam dan juga bisa mendorong percepatan untuk kemajuan program studi HKI, sehingga program studi HKI ini benar-benar dapat diperhitungkan di kancah nasional, syukur-syukur di kancah internasional. Dan juga dapat mengakomodir kebutuhan mahasiswa yang memiliki tekad untuk memajukan fakultas” Imbuh Imron Choeri dalam akhir wawancara bersama dengan media.

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus