Hari Pers Nasional. Apa Kabar Pers Mahasiswa



Hari pers Nasional (HPN) diperingati setiap 9 Februari. HPN ditetapkan bersamaan dengan hari lahirnya Persatuan Wartawan Inonesia (PWI) yang berdiri pada 9 Februari 1946 di Solo, Jawa Tengah.

Dalam UU Pres No 40 Tahun 1999, Pers berarti lembaga sosial dan wahana komunikasi massa yang melaksanakan kegiatan jurnalistik. Kegiatan ini meliputi mencari memperoleh, memiliki, menyimpan, mengolah, dan menyampaikan informasi baik dalam bentuk tulisan, suara, gambar, serta data dan grafik maupun dalam bentuk lainya dengan menggunakan media cetak, media elektronik dan segala jenis saluran yang tersedia.

Namun, hakikat pers yang sebenarnya adalah menyampaikan informasi kepada khalayak. Setelah orde baru pers telah diberikan kebabasan sehingga masuk dalam dunia kampus. Mahasiswa sebagai agen perubahan seharusnya dapat menyampaikan aspirasi maupun pendapatnya kepada khalayak ramai. Baik itu sebagai jurnalis maupun non jurnalis, dimana mereka tetap dapat menulis dan mempublikasinya sendiri melalui blog maupun media sosial yang lain.

Pers Mahasiswa berbeda dengan pers pada umumnya. Hakikatnya Pers Mahasiswa memiliki peran yang sangat penting yaitu untuk mengawasi dan menjadi kontrol terhadap pejabat dan pengelola kampus. Pers Mahasiswa juga menjadi salah satu pilar tegaknya demokrasi di kampus.

Menurut Justine Limpitlaw (2012) pers memiliki beberapa peran yaitu pres sebagai pengawasan publik, pres sebagai penyidik, pres sebagai penyedik publik, pers sebagai penasehat bagi demokrasi pemerintah yang baik, pres sebagai katalis bagi demokrasi dan pembangunan

Di UNISNU, terdapat Lembaga Pers Mahasiswa di setiap Fakultas yaitu LPM Bursa, LPM Idea, LPM Fokus, LPM Ekonomika, LPM Lensa. Tetapi minat Mahasiswa sekarang dalam jurnalis ataupun menulis sangatlah rendah yang mengakibatkan pers mahasiswa melemah. Kalau kita lihat pers Mahasiswa sekarang ini hanya lebih fokus pada penyampaian informasi kepada khalayak melalui blog maupun media sosial, tetapi kurang mengontrol maupun mengkritik kebijakan pejabat dan pengelola kampus.

Mahasiswa jurnalis memiliki tanggung jawab yang sangat besar. Pandanganya dalam menyingkapi suatu masalah akan tercermin terhadap artikel ataupun opini yang ia tulis. Menjadi jurnalis ketika membuat berita harus mengesampingkan ego dan pendapat pribadi. Disampaikan apa adanya sesui fakta yang didapat dan tampa ada yang ditutup-tutupi. 
Anggota LPM Burs@ 2019/2020

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Lirik Lagu MARS UNISNU Jepara

Ketua Cabang PMII Respon Statement Ketua DPC GMNI Jepara soal Organisasi Eksternal Kampus