Skip to main content

FSH Gelar Sarasehan Sebagai Penutup Reor BEM

para mahasiswa, alumni dan dosen sedang berkumpul di ruang 1A dalam rangka sarasehan dan jagong bareng Minggu (30/10)

UNISNU- (30/10) mahasiswa FSH gelar sarasehan bareng dosen dan alumni untuk merekatkan tali silaturrahmi antar organisasi yang ada di fakultas Syariah. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan dari UKK yang ada di FSH  seperti Wapalhi, Burs@, LKIF,LPPH HMP. Kegiaran ini dilaksanakan di ruang 1 A yang dimulai pukul 20.00. selain itu juga ada dosen dari Fakultas Syariah dan Hukum yaitu bapak Hudi dan bapak Husni Arafat. Keduanya merupakan wakil dekan FSH dan Kaprodi Al-Ahwal Asy-Syakhsiyah. 

Kegiatan ini juga digunakan untuk mengevaluasi organisasi yang ada di fakultas Syariah sehingga ke depannya nanti bisa menjadi lebih baik. Karena sebenarnya organisasi yang ada di fakultas Syariah itu sudah maju meskipun masih terkendala masalah SDM. Keterbatasan SDM ini harusnya bisa diatasi dengan kekompakan antar aanggota yang ada di organisasi fakultas Syariah. Selain itu juga para pengurus organisasi harus menjaga komunikasi agar tidak terjadi miss komunikasi antar anggota. 

Sedangkan dari alumni memberikan saran untuk memperbaiki organisasi yang ada di Fakultas Syariah. Periode kemarin diharapkan bisa menjadi pembelajaran untuk tahun berikutnya agar organisasi ini bisa berjalan dan mampu menampung minat bakat dari mahasiswa yang ada di UNSINU khususnya fakultas Syari’ah. Sehingga nanti fakultas Syariah mampu menghasilkan mahasiswa yang mempunyai skill yang dibutuhkan oleh masyarakat. 

Kegiatan sarasehan ini merupakan serangkaian kegiatan Reor BEM fakultas Syariah. Kegiatan sarasehan ini diharapkan mampu memberikan suntikan motivasi kepada pengurus baru agar menjadikan tahun lalu sebagai pembelajaran untuk tahun berikutnya. Sehingga kekurangan-kekurangan yang terjadi di tahun lalu bisa diperbaiki dan tidak terulang lagi. (R/S Sri Pujiati).


Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus