Skip to main content

Teruskan kaderisasi, Rayon Tarbiyah Rekrut Anggota baru

PMII. Logo PMII, Gambar PMII, PMII ONLY
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Tarbiyah dan Ilmu keguruan UNISNU Jepara menyelenggarakan Masa Penerimaan Anggot Baru (MAPABA). Hal tersebut dilakukan karena sesuai konsep kaderisasi formal yang ada di PMII secara Umum.

Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum’at sampai Ahad (19-21/9) di Gedung MWC NU Kecamatan Pecangaan. Dari jumlah 50 peserta yang ada, mereka terlihat sangat antusias mengikuti MAPABA tersebut.
Sosialisasi

Sebelum Pelaksanaan kegiatan, Rayon Tarbiyah dan Ilmu Kehuruan gencar dalam mensosialisasikan kepada mahasiswa baru terkait agenda tersebut. Dengan cara masuk ke kelas-kelas hingga bertemu secara personal dengan mahasiswa baru.

Selain mauk ke kelas-kelas dan bertemu secara langsung. Rayon tarbiyah dan ilmu keguruan juga membuka Stand Pendaftaran yang bertempat di lantai 1 depan basecamp organisasi. Selain sebagai tempat pendaftaran, stand tersebut juga sebagai tempat konsultasi atau pusat informasi terkait pelaksanaan MAPABA.

Ditegur Dosen
Saat Sosialisasi ke kelas-kelas panitia pelaksana kesulitan masuk ke kelas Prodi PBI. Mahasiswa PBI sudah di larang oleh Kaprodi untuk tidak mengikuti organisasi terutama PMII. “ketika mereka mengikuti organisasi dan menghambat proses perkuliahan maka tidak dianggap sebagai mahasiswa PBI. Bahkan Ironinya gerak HMJ PBI pun juga dibatasi” tutur Abdullah NR ketua Rayon Tarbiyah dan Ilmu Keguruan.

Tapi Panitia pelaksana tidak tinggal diam dengan larangan Dosen tersebut. Mereka justru menemui Mahasiswa PBI secara personal dan memberikan pemahaman tentang pentingnya mengikuti organisasi termasuk PMII. Namun dalam pelakasanannya ada juga beberapa dari Mahasiswa PBI yang mengikuti kegiatan tersebut meskipun diselimuti kekhawatiran akibat larangan tersebut.RS.Iklil

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus