Skip to main content

HMPS HKI Unisnu Jepara Gelar Rapat Kerja Periode 2022-2023

 



Kecapi-LPM Burs@, Himpunan Mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) melaksanakan kegiatan RAKER (Rapat Kerja) pengurus periode 2022/2023 dengan tema “Meningkatkan Semangat Berorganisasi dengan Generasi yang Inovatif, Pretasi, Unggul dan Berkualitas" yang bertempat di Kecapi Kaligede, Tahunan, Jepara pada Sabtu (29/10).  


Hadir dalam kegiatan tersebut kurang lebih 16 Pengurus HMPS HKI, Gubernur BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) FSH, dan tamu undangan dari Organisasi Mahasiswa (Ormawa) FSH.


Kegiatan tersebut di mulai dengan pembukaan acara pada pukul 08.15 WIB oleh Elmamala Mufida selaku pembawa acara. Dilanjutkan dengan sambutan-sambutan yaitu sambutan ketua panitia, kemudian sambutan Bupati HMPS-HKI dalam sambutannya menuturkan harapan pada anggota agar menguatkan solidaritas keseluruh jajaran mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) dan seluruh anggota HMPS HKI. Ungkap Miftahun Ulinnuha selaku Bupati HMPS HKI.


Gubernur BEM FSH dalam sambutannya memberikan semangat kepada semua yang hadir dan menyampaikan bahwa "Mahasiswa syariah ini banyak yang berprestasi dan semoga dengan semua prestasi tersebut dapat menjadikan motivasi sehingga dapat memunculkan bibit-bibit unggul untuk kedepannya". Ungkap Habiburrahman Zam Zami selaku Gubernur BEM FSH.


Setelah pembukaan dilanjutkan materi pertama yaitu analisis diri dan analisis SWOT yang disampaikan oleh Akhlis Nur Fauziyah sebagai domisioner pengurus HMPS-HKI.


Setelah materi pertama selesai, dilanjutkan materi kedua yang disampaikan oleh Muhammad Rizqi, dalam materi ini yaitu nalisis momen dan Progja untuk membahas suatu Program Kerja satu periode ke depan, materi ini merupakan materi terakhir yang menjadi puncak acara Raker.


Acara ini ditutup pada pukul 14.45 dan dilanjutkan sesi foto bersama lalu bersih-bersih tempat. Acara tersebut berjalan dengan lancar tanpa adanya halangan suatu apapun. 

(EM/LPM BURS@)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus