Skip to main content

Melalui PKKMB Diharapkan Mahasiswa Baru Menjadi Generasi Unggul dan Berkarakter Aswaja An Nahdliyyah.

 


Tahunan-LPM Burs@, Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara (UNISNU) menyambut mahasiswa baru tahun akademik 2022/2023 melalui serangkaian kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru (PKKMB). PKKMB dilaksanakan selama tujuh hari, yakni mulai Senin 29 Agustus sampai 4 September 2022 dengan mengusung tema “Membentuk Generasi Unggul yang Berkarakter Aswaja An Nahdliyyah”.

"Pemilihan tema tersebut untuk membentuk generasi yang unggul dan mempunyai karakter an nahdliyah ditengah gejolak anak muda yang beragama tapi tidak mempunyai karakter. Unggul disini berarti menjadi pribadi yang luhur dalam prestasi akademik maupun non akademik. Tujuan dari kegiatan PKKMB ini untuk mengetahui terkait kepustakaan, sejarah keunisnuan sebagai bekal setelah menjadi mahasiswa aktif" tutur Abdullah Fatih selaku penanggung jawab acara PKKMB 2022.

Melalui PKKMB diharapkan mahasiswa saling mengenal, bersatu, dan berkolaborasi untuk mencapai prestasi baik akademik maupun non akademik, pengabdian masyarakat, dan kemahasiswaan. Rangkaian PKKMB dibagi menjadi 2 yaitu, dari Universitas dan Fakultas masing-masing mahasiswa. Dari PKKMB Universitas sendiri berjalan selama 2 hari dan fakultas selama 5 hari.

Pada Senin (29/08) yang merupakan hari pertama kali diadakan PKKMB, berlokasi di Lapangan basket Unisnu para calon mahasiswa melakukan upacara pembukaan. Diresmikan dengan simbolik penyematan pada perwakilan 2 mahasiswa baru dan penerbangan burung merpati. Bapak Sa'dullah Assa'idi selaku rektor Unisnu Jepara dalam pidato pembukaan menyampaikan kepada mahasiswa-mahasiswi baru yang disebut dengan putra putri cendekia, untuk tetap bersungguh-sungguh dan dengan niat yang ikhlas sesuai dengan tujuan awal untuk menjalani serangkaian kegiatan PKKMB.

Setelah itu calon kegiatan dilanjutkan dengan materi-materi yang dilaksanakan di gedung MWCNU Jepara, materi I Ke-Unisnu-an yang dimoderatori oleh Emil Hakim Aba dengan pemateri Mahalli, materi II mengenai Pengembangan Karakter Mahasiswa agar Mempunyai Sikap Sebagai Intelektual dan Arti Kekerasan (Anti Perundungan) Pencegahan Tindakan asusila dan kekerasan seksual di kampus, yang dimoderatori oleh Utari Wahyuningrum dengan pemateri Santi Andriyani. Materi III Pengenalan Perpustakaan dan Literasi dimoderatori oleh Diantia Cahya Rimandani dengan pemateri Suyanto, Materi IV mengenai Pengenalan Sistem Pendidikan Tinggi di Indonesia dan Kurikulum Program Studi, Kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) serta program-program Kampus Merdeka dimoderatori oleh Amin Ridwan dengan pemateri Zainul Arifin.

"Kesan dalam PKKMB ini rasanya senang sekaligus pusing, pusingnya dalam menyiapkan persiapan barang-barang yang dibawa saat PKKMB, tapi senang karena banyak kumpul teman-teman baru dan acaranya juga seru” ucap Ulya Amalia salah satu peserta PKKMB.

(JLF/AIS/LPM BURS@)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus