Skip to main content

Exclusive! Grand Final Duta Syariah Fakultas Syariah dan Hukum 2022

 

Tahunan-LPM Burs@, Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum (BEM FSH) berkolaborasi dengan seluruh Organisasi Mahasiswa (Ormawa) FSH menggelar acara Grand Final Duta Syariah 2022 pada Selasa (31/05) di ruang Seminar Pascasarjana Unisnu Jepara.

Pemilhan Duta Syariah ini merupakan pemilihan representasi dari mahasiswa FSH pertama kali diselenggarakan oleh Festival Syari'ah-5.

Pemilihan Duta Syariah bertujuan sebagai wadah untuk pengembangan diri dari sisi akademik maupun non akademik serta sebagai go to person FSH untuk menjawab dan membantu memecahkan masalah seputar program-program kampus.

Sebelum mencapai babak Grand Final, calon finalis Duta FSH telah mengikuti serangkaian seleksi mulai dari pendaftaran, pembuatan video hingga interview. Kemudian terpilihlah 6 finalis Duta FSH yaitu Erny Nur 'Aini, Neni Anggraini, Hesti Adi Wahyuni, Feri Faizatun Nisa', Risfiana Saidatul Wakhidah dan Devinta Ovyantari.

Acara ini dihadiri oleh Ketua BEM FSH Emil Hakim Aba, mahasiswa FSH, dan 3 juri yaitu Mayadina Rohmi Musfiroh selaku Dekan FSH, Alfa Syahriar selaku Ka.Prodi Hukum Keluarga Islam dan Zahrotun Nafisah dosen FSH. 

Selanjutnya dalam serangkaian pemilihan Duta FSH finalis diberikan kesempatan memperkenalkan diri, mempresentasikan Visi Misi jika terpilih sebagai Duta FSH 2022 dan penampilan bakat.  

Acara tersebut berjalan dengan lancar mulai pukul 09.00 sampai 13.00. Sebagai informasi hasil pemenang Duta FSH 2022 akan diumumkan Sabtu (04/06).

"Saya berharap kegiatan pemilihan Duta FSH bisa dilakukan setiap tahunnya dan menjadi ajang yang bergengsi, karena saya rasa ini adalah kegiatan yang positif dan banyak benefit untuk meningkatkan rasa percaya diri mahasiswa, meningkatkan rasa memiliki terhadap almamater FSH, mengeksplorasi bakat-bakat yang ada pada mahasiswa FSH dan sebagai role model mahasiswa FSH" tutur Mayadina Rohmi Musfiroh selaku dekan FSH. (JLF/LPM Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus