Skip to main content

HMPS HKI: Praktik Kepenghuluan

Tampak peserta simulasi doa setelah ijab qabul

Batealit-LPM Burs@, Himpunan Mahasiswa Program Studi  Hukum Keluarga Islam (HMPS HKI) menggelar kegiatan praktik kepenghuluan yang bertemakan “Memahamkan Konsep Sakinah Mawadah Wa Rahmah melalui kepenghuluan”, kegiatan ini dilaksanakan pada  Minggu (20/03).  Dilaksanakan di  Basecamp Rayon Syariah dan Hukum, Bawu Batealit Jepara.

Kegiatan ini dihadiri oleh  Samsul Arifin  selaku petugas Kantor Urusan Agama (KUA) Pakis Aji sebagai narasumber dan peserta dari mahasiswa Hukum Keluarga Islam (HKI) yang merupakan serangkaian dari Program Kerja (Progja) HMPS HKI.

Tujuan dari kegiatan ini adalah sebagai bekal untuk mahasiswa Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara khususnya program studi  HKI dalam hal kepenghuluan. Karena kegiatan ini sangat penting untuk melatih mahasiswa yang ingin menjadi petugas KUA dan memperdalam keilmuan mengenai kepenghuluan.

Habibur Rahman selaku peserta mengungkapkan, "acara yang diselenggarakan oleh hmps HKI ini memberikan ilmu tambahan bagi mahasiswa yang tidak di berikan di lingkungan kampus seperti sharing pengalaman dari pegawai KUA baik secara langsung maupun praktik dalam akad dan memberikan kesan serta pengalaman bagi para peserta. Seperti contoh dalam praktik nikah yang langsung di bimbing oleh narasumber dan berjalannya acara cukup lancar tanpa ada kendala apa pun, hanya saja kekurangan dari acara ini adalah  jumlah dari peserta kurang dari yang diharapkan". (WA/LPM Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus