Skip to main content

Evaluasi KKL, Prodi PS Adakan Diseminasi


Pecangaan-LPM Burs@, Program Studi Perbankan Syariah (PS) Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) laksanakan diseminasi (laporan pertanggungjawaban) kegiatan Kuliah Kerja Lapangan (KKL) pada Sabtu (12/3) di Dapur Semar Pecangaan, Jepara.

Kegiatan diseminasi KKL diikuti oleh mahasiswa PS  semester 6 baik Reguler 1 maupun Reguler 2,  panitia yang berasal dari jajaran  Dosen Perbankan Syariah,  serta tamu undangan.

Meskipun KKL tahun ini dilaksanakan secara hybrid (daring-luring), namun diseminasi bisa terlaksana secara luring. Melihat tahun kemarin diseminasi tidak terlaksana akibat lonjakan virus Covid-19 kian meningkat. Seperti yang diungkapkan Faiqul Hazmi selaku ketua panitia "Alhamdulillah diseminasi KKL tahun ini dapat terlaksana dengan baik, meskipun untuk kegiatan KKL nya sendiri masih dilakukan secara daring-luring, dimana narasumber daring via zoom dan peserta luring di kampus".

Kegiatan ini pun tidak luput dari hambatan. Hambatan paling menonjol menurut Faiqul Hazmi ialah soal sinkronisasi waktu pelaksanaannya. Mengingat mahasiswa (peserta diseminasi) R2 yang bekerja. "Seharusnya kami laksanakan di hari Sabtu pagi sampai siang hari. Namun mengingat mahasiswa R2 yang bahkan hari Sabtu pun ada yang masih bekerja. Maka kami laksanakan di sore harinya. Mengingat saat ini juga sudah mulai pembelajaran efektif, sehingga kami terkendala untuk menyinkronkan waktunya saja". Tuturnya

Adapun harapan dilakukan diseminasi KKL dalam sambutan kepala Prodi PS Miswan Ansori  "Semoga KKL yang dilakukan kemarin bisa mendapat pengetahuan yang bermanfaat dan pemikiran kalian tidak terkotak hanya di BMT. Namun bisa mengembangkan sesuai pengetahuan yang didapat".

Faiqul Hazmi juga mengungkapkan jika pelaksanaan diseminasi merupakan kegiatan pelaporan pertanggungjawaban KKL sehingga ia berharap jika mahasiswa dapat mengingat materi yang telah disampaikan narasumber serta nantinya dilakukan evaluasi terkait pelaksanaan KKL maupun diseminasi KKL kali ini. (RA/LPM Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus