Skip to main content

PERDANA : CAMP LINTAS AGAMA


Plajan-LPM Burs@, Badan Eksekutif  Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan ( BEM FTIK ) mengadakan kegiatan camp lintas agama bertempat di desa Plajan tepatnya di balai desa Plajan dengan mengangkat tema “Semar Bangun Kayangan dalam Unity in the Versity” yang artinya rajut kebinekaan membangun toleransi antar umat beragama.

Seperti halnya nama kegiatannya pesertapun beragam "Panitia memaksimalkan peserta camp lintas agama ini dengan jumlah 40 peserta yang  pembagiannya  20 peserta merupakan delegasi dari empat agama (Islam, Hindu, Buddha, dan Kristen). Serta 7 delegasi ormawa dan 13 lainnya merupakan mahasiswa umum" ungkap fasih selaku ketua panitia.

Acara camp lintas agama ini dilaksanakan selama tiga hari dimulai pada hari Jumat hinga hari Ahad. Peserta yang hadir dari pembukaan pada siang hari hinga acara  malam hari berjumlah 27 peserta dan terus bertambah hingga akhir acara. 

Konsep dari kegiatan ini adalah pemaparan materi serta banyak kegiatan lainnya seperti pertunjukan akustik Bandt@, outbond, pentas seni hingaa pada puncak acara  hari sabtu malam terdapat pagelaran wayang kulit yang dihadiri oleh petinggi desa plajan Kartono dan bupati Jepara Dian Kristiandi


Harapanya camp lintas agama ini dapat terus diadakan oleh kepengurusan BEM FTIK periode yang akan datang "karena camp lintas agama ini sangat penting untuk menguatkan kebinekaan dan toleransi antar umat beragama sangat penting “ ungkap ketua panitia.

Kegiatan ini baru diadakan pada kepengurusan BEM FTIK periode 2021-2022 kali ini. harapan Yuyun Fitriah selaku Gubernur BEM FTIK "Semoga peserta dan mahasiswa FTIK agar bisa menerapkan sikap toleransi yang cukup tinggi dengan tujuan meciptakan pendidik yang mempunyai toleransi yang tinggi serta dapat menyatukan berbagai presepsi dan moderasi beragama ini" tuturnya. (HMY/LPM Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus