Skip to main content

Sosialisasikan Administrasi dan Akreditasi ORMAWA, DPM adakan KBMU


Tahunan-LPM Burs@, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) UNISNU menggelar forum Keluarga Besar Mahasiswa Unisnu (KBMU) bertempat di Auditorium Perpustakaan lantai 3 Unisnu Jepara pada Minggu (05/12).


KBMU merupakan agenda tahunan yang diadakan DPM Unisnu. Tujuannya sebagai ajang sosialisasi  tugas pokok fungsi (tupoksi) DPM, asset kampus yang boleh diakses mahasiswa, administrasi, dan akreditasi organisasi mahasiswa (ORMAWA). 


Pada kesempatan tersebut hadir Dedi Purwanto selaku perwakilan pihak Biro 2 bagian asset. Dedi menjelaskan apa saja asset yang bisa diakses ORMAWA serta bagaimana mekanisme pengajuannya. Selanjutnya sosialisasi terkait tupoksi DPM, sistem akreditasi serta kegiatan administratif yang baik dan benar. 


Salah satu peserta, Risqi Bupati Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Teknik Elektro menyambut baik forum KBMU ini "Setelah mengikuti acara tersebut saya jadi mengetahui bagaimana mana cara menyusun administrasi yang baik, sistem akreditasi ormawa dan juga pemahaman terkait aset kampus," tuturnya.


Forum KBMU ini menurut Fahmi selaku ketua panitia, berjalan dengan lancar, tidak ada kendala berarti yang menghambat jalannya acara "Alhamdulillah tidak ada kendala berarti, cuma tadi Rektor berhalangan hadir saja serta kendala teknis audio saat pembukaan," ungkapnya. 


Forum KBMU direncanakan tidak hanya berlangsung satu kali saja, namun akan dilanjutkan dalam KBMU dua sampai tiga kali sebab DPM sendiri memiliki tugas untuk mengawal aspirasi mahasiswa khususnya ORMAWA. 


Adapun harapan dari forum KBMU disampaikan oleh Presidium DPM Muhammad Rizqy saat ditemui setelah acara Minggu (05/12) "Harapannya sinergitas antara ORMAWA, DPM, BEM U akan terjalin dan dijadikan satu pintu khususnya dalam hal administrasi," tuturnya. Fahmi juga mengungkapkan harapannya setelah adanya forum KBMU ini "Tambah baik lagi khususnya dalam hal administrasi, ketertiban dan lainnya. Karena setelah KBMU ini kami akan memulai akreditasi". (RA/LPM Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus