Skip to main content

Perkenalkan Robotic pada siswa : PT RACER ROBOT INDONESIA DAN IROF Gelar Workshop dan Seminar Robotic

 

ARENA ROBOT : Trainer sedang melakukan test drive robot di arena

Tahunan-LPM Burs@, PT RACER ROBOT INDONESIA dan Indonesia Robotic Center IROF menggandeng Universitas Islam Nahdlatul Ulama (Unisnu) Jepara adakan Unisnu workshop robotic pada Rabu (15/12). 

Dalam pembukaan workshop, turut hadir Rektor Unisnu Jepara (Sa’dullah Assaidi), CEO PT. RACER ROBOT INDONESIA (Firdiansyah), dan Presidium Indonesia Robotic Center IROF (Muzaki). Dalam sambutannya, Firdiansyah menegaskan “Kita harus menjadi tuan di Negara kita sendiri, terlebih umat NU harus cerdas dan bisa menyumbang ilmu Sains dan Teknologi untuk kemajuan Bangsa". Di moment tersebut Rektor Unisnu Jepara juga menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT RACER ROBOT INDONESIA. 

 TANDA TANGAN MOU : Rektor Unisnu menandatangani MOU denga PT Racer Robot Indonesia
 

Acara berlangsung sejak pagi hingga sore hari dengan jumlah peserta kurang lebih 120 peserta mulai dari SD/MI, SMP/MTs, dan MA/SMA/SMK sederajat yang tidak hanya dari Jepara tetapi juga dari luar Jepara. Setiap sekolah mendelegasikan 4 siswa yang didampingi guru pendamping dari sekolah masing-masing. Rangkaian dimulai dari pembukaan, pemberian materi programming dan pengodean robot, dan terakhir test drive dimana setiap delegasi mencoba mengoperasikan robotnya. 

TEST DRIVE : Siswa didampingi trainer melakukan test drive robot setelah melakukan coding

Salah satu peserta yang berasal dari MIN Magelang mengungkapkan kegembiraannya mengikuti workhsop robotic “ Iya, saya sangat senang karena diajari bikin robot” tuturnya. Ia juga mengaku bahwa ini merupakan pertama kalinya ia mengikuti event serupa. Perasaan senang juga diungkapkan oleh peserta dari Mts. Tarbiyatul Islamiyah, Jakenan Pati, “Kami sangat antusias karena sebelumnya belum pernah mengikuti acara seperti ini”. Meskipun sempat ada kendala listrik padam, namun acara tetap berjalan hingga akhir. 

Tidak hanya pelatihan pemprograman robot untuk siswa, workshop juga memfasilitasi pendamping dengan seminar "Pentingnya Reskilling Pendidikan Guru Menghadapi Disrupsi di Bidang Pendidikan di Era 5.0" dengan pemateri Firdiansyah dan Abdul Rozaq. Workshop ini ditujukan untuk meperkenalkan dunia robotic kepada pendamping agar mereka juga mendampingi siswanya untuk mengembangkan potensi dibidang robotic.


SEMINAR : Pemateri memaparkan materi bagi pendamping siswa tentang robotic

Diakhir acara, ada sesi penghargaan untuk siswa dengan programming robot terbaik yakni juara 1 MI Mathalibul Huda Mlonggo, juara 2 MIN 1 Magelang dan juara 3 MI Darul Hikmah untuk kategori SD/MI. Untuk kategori MTs/SMP diraih oleh MTs Matholi'ul Huda Troso sebagai juara 1, juara 2 MTs. Sunan Muria, dan juara 3 MTs Miftahul Huda Bulungan, serta tingkat MA/SMA/SMK jatuh kepada SMK walisongo sebagai juara 1, kemudian menyusul MA Zumrotul Wildan, dan MA Darul Hikmah Menganti. (Ela/LPM Burs@)

APRESIASI : Siswa memegang piala Rektor sebagai bentuk apresiasi bagi yang memperoleh nilai dan kecepatan tertinggi.

 

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus