Skip to main content

Tanggapi Maraknya Pelecehan Seksual, PSGA adakan FGD PPKS



Tahunan-LPM Burs@, Pusat Studi Gender dan Anak (PSGA) Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi (LPPI) menggelar Focus Group Discussion (FGD) Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual (PPKS) pada Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Rabu (17/11), bertempat di ruang seminar Fakultas Ekonomi dan Bisnis. 


Kegiatan tersebut dibuka oleh Rektor UNISNU Jepara sekaligus sebagai keynote speaker dalam FGD kali ini. Adapun peserta kegiatan ini adalah semua pejabat struktural UNISNU Jepara dan perwakilan mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas maupun Fakultas dan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM)


Sebelumnya tim PSGA UNISNU yang diketuai Santi Andriyani telah melakukan survey terkait pemahaman mahasiswa tentang kekerasan seksual. Dari 6029 mahasiswa aktif diperoleh 4039 koresponden yang mengisi kuisioner. Dari hasil survey 71,65% mahasiswa paham betul terkait jenis kekerasan seksual (pemerkosaan), 6% atau sejumlah 248 mahasiswa pernah mengalami pelecehan seksual baik secara verbal, tekstual, fisik dan lainnya. Sisanya tidak pernah mengalami pelecehan seksual. 


Dari hasil olah data tersebut diharapkan akan ada tindak lanjut berupa Surat Keputusan (SK) Rektor, Peraturan Rektor untuk menanggapi masalah pelecehan seksual di lingkungan kampus UNISNU Jepara. Seperti yang di ungkapkan oleh narasumber Khasan Ubaidillah Kepala PSGA UIN Raden Mas Said Surakarta diketahui jika dari total 58 PTKI baru 17 yang sudah memiliki SK Rektor terkait kekerasan seksual. Menurutnya budaya mewajarkan hal-hal yang mengarah pada kekerasan seksual perlu dihilangkan "Sensivitas perlu dibangun dalam menanggulangi kekerasan seksual" ungkapnya.


Dalam materi yang disampaikan hal-hal yang perlu dilakukan sebagai bentuk respon terhadap kekerasan seksual dapat dilakukan melalui pencegahan, dan penanganan korbanberupa pemulihan korban dan penanganan pelaku, pendataan, perencanaan, pendanaan, monitoring dan evaluasi (uji cermat tuntas).


Tidak hanya mendatangkan narasumber yang ahli dalam bidang tersebut, hadir pula fasilitator Mayadina Rohmi Musfiroh. Dalam kesempatan tersebut fasilitator melakukan diskusi dengan metode Iceberg analysis & U-Process dengan harapan bisa mendapat pandangan dalam membuat peraturan kekerasan seksual. Seperti yang diutarakan Kepala LPPI Zainul Arifin harapan diselenggarakan FGD ini "Harapanya adanya rekomendasi dan pembuatan payung hukum terkait perlindungan untuk korban pelecehan seksual dan saksi kepada pelaku" tutur Zainul dalam sambutannya. (RA/LPM Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus