Skip to main content

BEM Fakultas Syariah dan Hukum mengadakan kegiatan Syariah Bersholawat

 


Tahunan- LPM Burs@, BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) Fakultas Syariah dan Hukum serta seluruh UKK (Unit kegiatan Khusus) yang berada dinaungan BEM FSH melaksanakan kegiatan Syariah Bersholawat dalam rangka Memperingati Maulid Nabi, Pelantikan Ormawa, dan Syukuran Tim PKM HKI dengan tema “Mengaktualisasi Kepengurusan Ormawa FSH yang Memiliki Intelektualitas, Integritas dan Dedikasi”. Sabtu (06/11).


Kegiatan yang bertempat di Masjid Ar-Rabbaniyyin Unisnu Jepara tersebut bertujuan untuk melegalkan kepengurusan UKK yang ada di Fakultas Syariah dan Hukum, “Tujuan utamanya adalah memperingati Maulid Nabi, serta melegalkan kepengurusan UKK-UKK yang ada. Dari tim pkm juga ingin berbagi kebahagiaan dan rasa syukurnya kepada teman-temannya dan juga ingin berterimakasih kepada pembinanya yaitu bu Mayadina”, tutur Ika Lailatun Nikmah selaku ketua panitia.


Adapun yang mengahadiri kegiatan tersebut antara lain Dekan Fakultas Syariah dan Hukum, dosen-dosen Fakultas Syariah dan Hukum, BEM Unisnu yang diwakilkan saudara Doni Hendra Saputra, serta seluruh UKK yang ada di Fakultas Sayariah dan Hukum. Kegiatan tersebut dibuka oleh Mayadina selaku Dekan FSH. Mayadina berpesan bahwa dalam suatu organisasi perlu untuk memahami teknik dan metode, serta memahami orang-orang yang ada di dalam organisasi akan memberikan kamu hasil yang lebih baik.

“Apapun peran kalian dalam organisasi lakukan dengan sungguh-sungguh lakukan dengan integritas, jujur, dan taat aturan”, tutur Mayadina.

Ketua panitia juga berharap dengan terselenggaranya kegiatan ini seluruh mahasiswa yang telah dilantik akan memiliki dedikasi yang tinggi, berintegritas, dan juga loyal dan mengamalkan intelektualitasnya di organisasi. Dan dengan adanya syukuran tim PKM ini bisa membuat tim-tim termotivasi dan terinspirasi serta semangat dalam berkompetisi. (ISN/LPM Burs@)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus