Skip to main content

Dukung Kurikulum Kampus Merdeka Belajar, Region Hijau Gelar PKKMB 2021

















Tahunan-LPM Burs@, Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Region Hijau yang merupakan gabungan dari tiga Fakultas (Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Syariah dan Hukum, dan Fakultas Dakwah) telah dilaksanakan mulai tanggal (01/09) hingga tanggal (05/09), Bertempat di gedung MWC NU Tahunan, kegiatan ini diketuai oleh Muftarikhin dengan mengusung tema “Merdeka Belajar Kampus Merdeka Menuju Generasi Unggul, Kreatif dan Berkarakter Ala Aswaja AnNahdliyah”. 

Peserta PKKMB untuk Region Hijau Reguler 1 (R1) kurang lebih berjumlah 370 Mahasiswa baru, Sedangkan jika dijumlah dengan Reguler 2 (R2) berjumlah 500 Mahasiswa baru. “Pelaksanaan PKKMB tahun ini dengan tahun sebelumnya tidak ada perbedaan karena sistem yang digunakan sama yakni daring-luring dan untuk Region Hijau telah melaksanakan daring selama dua hari (Rabu dan Kamis) serta luring dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu (R1), untuk R2 akan dilaksanakan pada hari Minggu”. Ucap Fahmi selaku Steering Comitee (SC).

“Pelaksanaan PKKMB tahun ini juga mengalami banyak hambatan mulai dari persiapan yang kurang matang hingga proses untuk menyatukan chemistry dari masing-masing Fakultas”, ucap Abdullah Muttaqin selaku Steering Comitee (SC). Banyaknya hambatan yang dilalui oleh panitia ini memunculkan harapan yang amat besar bagi kegiatan PKKMB Tahun 2021 seperti harapan yang telah dilontarkan oleh Deni selaku Steering Comitee (SC), “Semoga PKKMB tahun ini berhasil karena kegiatan ini dilakukan melalui jalur akselerasi karena jika PKKMB ini berhasil maka akan menjadi kebahagiaan tersendiri bagi kami. Selain melalui jalur akselerasi proses Screening untuk panitia juga terbagi menjadi tiga yakni dari setiap Fakultas mendelegasikan panitia dari FDK 15 orang, FTIK 25 dan FSH 15 orang serta panitia yang diambil dominan pada mereka yang sudah pernah mengikuti kegiatan dan menjadi panitia.

Setiap kegiatan memiliki cerita dan proses yang berbeda sehingga kegiatan yang terselenggara memiliki kesan, pesan, dan juga harapan. Seperti harapan yang disampaikan oleh ketua panitia yakni “Semoga PKKMB tahun ini berjalan dengan lancar hingga akhir dan mampu melukiskan kesan bagi para Mahasiswa baru”. Tak hanya ketua panitia dan SC saja yang memiliki kesan dan pesan namun dari para Mahasiswa baru juga telah menyampaikan kesan dan pesannya seperti mahasiswa baru MA prodi PAI “Pesan untuk para panitia agar lebih bisa menjaga emosi dan sikap terhadap mahasiswa baru, dan kesan saya untuk PKKMB Tahun 2021 sangat menyenangkan, dan mampu memotivasi saya untuk selalu aktif di kampus nantinya”. Selain itu NF mengatakan bahwa “Hadirnya PKKMB tahun ini membuat saya lelah namun saya senang karena mendapatkan banyak teman, mendapatkan pengalaman baru, dan untuk teman-teman tetap semangat serta senantiasa menjaga kesehatan". (Mnr/LPM Burs@

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus