Skip to main content

Wujud Aktualisasi Diri FSH Gelar Festival Syariah 2021

 

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Syariah dan Hukum Unisnu Jepara bersama Fakultas Syariah dan Hukum (FSH) Unisnu Jepara gelar Pembukaan Festival Syariah 2021 pada  Ahad (02/05/2021). Acara tersebut digelar secara langsung di gedung Perpustakaan Lt.3 Kampus Unisnu Jepara. Turut hadir pula seluruh civitas akademika Fakultas Syariah dan Hukum dan juga Rektor Unisnu Jepara.  

Mayadina Rohmi Musfiroh sebagai Dekan Fakultas Syariah dan Hukum dalam sambutannya sedikit menjelaskan terkait kegiatan Festival Syariah yang merupakan syiar, dan suatu langkah yang progresif dari teman-teman BEM yang berdampak pada fakultas dan juga sebagai aktualisasi diri.

"Saya mengapresiasi kepada teman-teman BEM yang telah mengupayakan langkah yang progresif dan memberikan dampak pada fakultas dan juga sebagai aktualisasi diri teman-teman dalam mewujudkan segala bentuk keilmuan dan kualitas" tutur Mayadina

Turut memberikan apresiasi dalam sambutannya, Rektor Unisnu Jepara, Sa’dullah Assa'idi. Beliau mengapresiasi penuh, dan dukungan bahwa Fakultas Syariah dan Hukum dengan segenap kemampuannya mampu merealisasikan kegiatan yang menggabungkan keilmuan dan praktiknya.

"Jangan pernah minder dengan keterbatasan,  tapi berani mengamalkan  itu lebih baik" tutur Sa’dullah Asssa'idi.

Seremonial pembukaan, dibuka langsung oleh Rektor Unisnu Jepara melalui penyematan Id Card Panitia kepada Ketua Pantia Festival Syariah 2021, Muhammad Rizqi, dan pemukulan Gong sebagai simbolis dibukanya Festival Syariah 2021. Selain seremonial Pembukaan Festival Syariah 2021, dalam acara tersebut juga memuat launching klinik hukum. Klinik hukum ini sendiri merupakan salah satu program pendampingan hukum gratis bagi masyarakat dari Fakultas Syariah dan Hukum di bawah naungan Lembaga Pengabdian dan Kajian Bantuan Hukum (LPKBH) Fakultas Syariah dan Hukum. Wahidullah sebagai Pimpinan LPKBH dalam Sosialisi Launching Klinik Hukum memaparkan bahwa, selain pengabdian adanya klinik hukum juga merupakan tempat atau wahana bagi mahasiswa dapat mempraktekkan keilmuannya secara langsung.

"Selain wujud pengabdian dengan adanya klinik hukum juga kesempatan bagi mahasiswa dapat mempraktekkan keilmuannya secara langsung" tutur Wahidullah.

Acara Festival Syariah sendiri merupakan agenda tahunan terbesar dari BEM Fakultas Syariah dan Hukum bekerjasama dengan Fakultas Syariah dan Hukum. Selain mencakup peringatan hari lahir Fakultas Syariah dan Hukum, acara ini juga merupakan wujud eksistensi dan aktualisasi diri dari mahasiswa didukung penuh oleh civitas akademika Fakultas Syariah dan Hukum. Tahun ini, Festival Syariah diadakan dengan serangkaian kegiatan berskala lokal, regional, dan juga nasional. Di antaranya, Seremonial Pembuka dan Lauching Klinik Hukum, Workshop Ilmu Falak, Lomba Karya Tulis Ilmiyah, Lomba Essay, Lomba Debat, Lomba Kaligrafi, Lomba Cover Sholawat, Lomba Musabaqoh Qiroatul Kutub, dan Rangkaian Seminar Nasional. Digelar selama pandemi, acara ini dilaksanakan melalui kombinasi daring dan luring, dengan tetap mempertimbangkan protokol kesehatan Covid-19. Adapun serangkaian acara Festival Syariah 2021 ini, digelar selama dua bulan, terhitung dari pembukaan pada tanggal 2 Mei 2021 sampai acara puncak yang akan diadakan pada tanggal 20 Juni 2021 nanti. Adapun tema besar yang diambil dalam Festival Syariah 2021 ini adalah "Wujud Relevansi Pancasila Sebagai Norma Dasar Bangsa dalam Menyongsong Era Society 5.0". 


(Aminanto/LPM Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus