Skip to main content

Peringatan Nuzulul Qur'an UNISNU Jepara Adakan Santunan Yatama

 


Jepara, Jumat 30/04. Bulan suci Ramadhan serta Perayaan Idul Fitri 1442 H kali ini Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara mengadakan acara Buka Bersama serta Santunan Yatama dalam rangka  peringatan Nuzulul Quran. Kegiatan ini bertempat di Masjid Ar-Robbaniyyah Kampus UNISNU Jepara. Sebelum terselenggarannya acara buka bersama, telah diawali dengan kegiatan yang lain, diantaranya ialah kajian kitab kuning yang dilaksanakan setiap hari Senin hingga Kamis pukul 12.00 dan 16.30 WIB. Kemudian pada puncak acara yakni santunan yatama serta buka puasa bersama guna memperingati Nuzulul Qur'an diselenggarakan pada sore hari setelah melaksanakan shalat ashar berjamaah. Mengingat keadaan yang belum maksimal untuk mempertemukan banyak orang, kegiatan ini tetap menerapkan protokol kesehatan serta menjaga jarak. Sehingga hanya dihadiri oleh beberapa tamu undangan  diantaranya ialah Bapak Rektor, Wakil Rektor, Ketua Yaptinu, Ketua Departemen, Dekan Fakultas Syari'ah dan Hukum, Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi, para Dosen, staff karyawan,  serta Bapak KH KHaris Rohman selaku Pembicara pada kegiatan buka puasa sore ini. "Semua apapun profesinya akan rugi, kecuali orang yang beriman dan berbuat baik serta menciptakan generasi baik" salah satu ucapannya yang membuat jamaah semakin antusias. Rencana kegiatan yang diselenggarakan oleh kampus UNISNU Jepara tidak berhenti sampai disini saja, tetapi juga  akan berlanjut  dengan kegiatan Halal bi halal keluarga besar UNISNU Jepara mendatang. Kegiatan ini bertujuan guna mempererat tali silaturahmi antar dosen serta memupuk kuat indahnya toleransi dan juga melestarikan budaya saling mencintai mahluk lain (yatama). Segala jalinan yang telah ada diharapkan semata-mata guna mengembangkan ajaran NU, oleh sebab itu hal ini telah selaras dengan fatwa yang dilontarkan oleh Bapak KH Kharis Rohman

"Wong iku aja pada nganggur kudue mlaku utawa gerak.  Entuk ganjaran lan menuhi ekonomi. Kita diciptakan untuk satu misi dan satu tujuan"


Titik, Faizah,  Zahro/LPM Bursa

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus