Skip to main content

Lomba Internal SV Tingkatkan Skill Menyanyi Anggota


JEPARA-Untuk menumbuhkan semangat berkarya meskipun di masa pandemi, Unit Kegiatan Khusus Paduan Suara Mahasiswa Symphony Voice (SV) Fakultas Syariah dan Hukum Unisnu mengadakan lomba menyanyi untuk internal anggota SV sendiri. Lomba ini ditujukan untuk mengasah skill dan mengetahui kemampuan anggota SV. 

"Tujuan diadakannya kegiatan ini adalah untuk mengasah skill dan mengetahui kemampuan anggota SV" ujar Muhammad Ikhsan selaku ketua SV.

Perlombaan dengan tema "Menggali Potensi Diri dengan Menyanyi" ini telah digelar sejak tanggal 17 Maret sampai dengan 4 April 2021. Mengingat masih dalam masa pandemi, perlombaan ini dikonsep secara daring. Peserta mengupload video menyanyi mereka  di channel youtube masing-masing dan mengirim link nya ke panitia. Kegiatan perlombaan tersebut melibatkan internal SV sebagai peserta dengan Pembimbing SV Ahmad Fauzan Mubarok dan Ketua SV Muhammad Ikhsan sebagai panitia sekaligus dewan juri.

Karena digelar secara internal, nuansa kompetisi dan daya saing antar anggota dirasa kurang. Hal tersebut bisa dinilai dari hasil video yang telah dikirimkan kepada panitia yang dirasa masih kurang dari ekspektasi awal. Meskipun begitu panitia tetap mengapresiasi atas semangat dan buah karya mereka.

"Karena digelar virtual, dan untuk internal anggota SV sendiri, kami sebagai dewan juri sekaligus panitian menilai bahwa video para peserta sebenarnya masih kurang maksimal dan belum mencapai standar yang kami harapkan di awal. Beberapa video hanya berisi kegabutan menyanyi. Semangat jiwa kompetisi juga agaknya kurang, karena dapat dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti sedikit. Meskipun begitu kami tetap mengapresiasi semangat mereka dalam mengikuti perlombaan ini" pungkas Muhammad Ikhsan.

Pengumuman hasil juara dalam perlombaan tersebut dilaksanakan kemarin, Selasa (30/2). Dari perlombaan tersebut memunculkan Singer Zulis Saa'datul Ummah dari Prodi Pendidikan Agama Islam (PAI) Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Unisnu sebagai juara pertama, disusul oleh Juara kedua Moh Naufal Arreza dari jurusan Ilmu Komunikasi Fakultas Dakwah dan Komunikasi Unisnu, serta juara ketiga Lilis yang merupakan mahasisa dari jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Tarbiyah Ilmu Keguruan Unisnu.

Ahmad Fauzan Mubarok selaku Pembimbing SV memberikan semangat kepada anggota SV untuk selalu berkarya dan tidak mudah puas dengan apa yang mereka sudah raih selama menjalani proses di SV.

"Dengan diadakannya lomba ini, merupakan bentuk apresiasi kami kepada teman-teman SV untuk semangat berkarya kalian, meskipun di masa pandemi. Ke depannya saya berharap youtube agar bisa menjadi media kalian dalam berkarya dan jangan hanya puas untuk bernyanyi bersama tapi ke depan harus kalian bisa solo karir juga. SV ini hanya media ke depannya masih ada banyak hal yang harus kalian capai" ujar Ahmad Fauzan Mubarok. (Vania/Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus