Skip to main content

Lomba Business Plan Tingkat Kabupaten HMPS PS

Jepara- Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UNISNU Jepara yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah (HMPS PS) mengadakan Kompetisi Business Plan Tingkat SLTA sederajat se Kabupaten Jepara. Pendaftaran dan pengumpulan proposal sudah dimulai sejak akhir bulan Februari kemarin. Kompetisi Business Plan ini digelar dengan tema "Menciptakan Bisnis Ramah Lingkungan untuk Menumbuhkan Jiwa Kreatif dan Inovatif di Kalangan Pelajar".

Pendaftaran serta pengumpulan proposal dilakukan secara daring melalui platform google form dan final digelar secara luring di kampus UNISNU Jepara. Setelah melalui tahap seleksi proposal, terpilih tiga sekolah yang melaju ke babak final yakni MA Matholi'ul Huda Bugel, MA Miftahul Huda Bulungan, dan MA Masalikil Huda Tahunan. Babak final digelar di kelas 2D Gedung hijau Lt.2 komplek UNISNU Jepara sejak pukul 09.00 sampai dengan pukul 13.30 WIB, minggu (28/03). Dalam sambutannya pada pembukaan acara, Kaprodi Perbankan Syariah, Miswan Anshori, menyampaikan bahwa akan ada bonus gratis uang pendaftaran untuk semua finalis jika mereka masuk Program Studi Perbankan Syariah. 

"Dengan diadakannya kegiatan ini, kami dari Program Studi Perbankan Syariah juga mengumumkan bahwasannya untuk semua finalis yang terpilih dalam ajang ini, akan ada bonus berupa gratis uang pendaftaran untuk masuk program studi ini," ungkap Miswan Ansori.

Dalam penyelenggaraan babak final, ada tiga dewan juri yang semuanya berasal dari jajaran dosen Fakultas Syariah dan Hukum, yakni Ibu Amrina Rosyada, Faiqul Hazmi, dan Miswan Anshori. Setelah masing-masing tim mempresentasikan produk usaha mereka selama 10 menit dan sesi tanya jawab dari dewan juri. MA Masalikil Huda Tahunan dinyatakan sebagai juara satu dengan Proposal Usaha Menciptakan Produk Berupa Pot dengan Hiasan Cangkang Telur. Diikuti oleh MA Miftahul Huda Bulungan sebagai juara dua dengan produk Body Scrub dari Rempah-Rempah. Lalu MA Matholi'ul Huda Bugel sebagai juara 3 dengan Proposal Kreasi Produk Lilin ROXB-19 Aromaterapy dari Daun Pandan. Ketiga juara mendapatkan tropy, sertifikat, uang pembinaan, dan voucher gratis pendaftaran masuk Prodi Perbankan Syariah.

Selain untuk menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif di kalangan pelajar, lomba ini juga ditujukan untuk Menciptakan jiwa kewirausahaan sejak muda, dan mampu mengkonsep ide, gagasan, dan memadukan kreatifitas untuk membuat sebuah karya.

"Adapun tujuan khusus diadakannya Kompetisi Business Plan Tingkat kabupaten ini, selain menumbuhkan jiwa kreatif dan inovatif di kalangan pelajar, lomba ini juga ditujukan untuk Menciptakan jiwa kewirausahaan sejak muda, dan mampu mengkonsep ide, gagasan, dan memadukan kreatifitas untuk membuat sebuah karya," Tutur Aminanto, Bupati HMPS PS. 

(Ika Laila/Lpm_Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus