Skip to main content

Jalin solidaritas, BEM FSH gelar OBOR FASYAH ( Obrolan Ormawa Fakultas Syariah)

Untuk menjalin solidaritas, BEM Fakultas Syariah dan Hukum menggelar acara OBOR Fasyah pada Sabtu – Minggu ( 21-22/02/2021) di Gedung KBIH Jabal Nur Bandengan. Acara yang berlangsung selama dua hari tersebut dihadiri oleh delegasi ormawa yang ada di Fakultas Syariah dan Hukum, di antaranya HMPS HKI, HMPS PS, Lpm Burs@, dan ormawa lain yang ada di bawah naungan Fakultas Syariah dan Hukum. Dikemas dengan konsep semi formal, acara OBOR tak hanya berisi kegiatan kumpul–kumpul, tetapi juga menghadirkan pemateri. “Tujuan diadakannya OBOR Fasyah yaitu agar ormawa FSH bisa belajar dan lebih memperhatikan administrasi dan birokrasi, karena bagai manapun keadministrasian dalam suatu periode pasti ada perbedaan, oleh karena itu DPM periode ini adalah pemateri yang tepat untuk Administrasi dan birokrasi”. Tutur Abdullah Muttaqin selaku Gubernur BEM FSH. 

Di sisi lain juga ada materi Keorganisasian dan ke pemimpinan, harapannya dari materi itu kawan" ormawa FSH bisa lebih memetakan dan menargertkan UKK nya masing – masing  sesuai aturan grafik pencapaian yang dipelajari pada materi keorganisasian dan para leader/ yang diberi tanggungjawab dalam organ nya lebih modern dalam memimpin mempunyai sejuta inovasi dalam memimpin, mengajak, dan berbicara bukan pemimpin yang hanya sistemnya intruksi saja. Terakhir, Abdullah Muttaqin menambahkan pesan untuk ormawa FSH agar tambah solid dan rukun terus bersinergi sesuai tujuan yang ingin kita capai, jangan pernah merasa ada pilih kasih dan jangan pernah ada yang merasa dianak tiri kan. “Di periode ini akan kami pastikan dan akan selalu kami usahakan ( pengurus BEM-FSH 2020-2021 ) untuk bersama menaungi/ memimpin dengan seadil-adil nya” pungkasnya. Puncak acara dimeriahkan dengan akustik oleh Bandt@ yang merupakan salah satu group musik di Unisnu Jepara. 

(Ela/Lpm Bursa) 

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus