Skip to main content

Pentingnya Sikap Kekeluargaan dalam Pelaksanaan Pradiksar Menwa




Resimen Mahasiswa Batalyon 956 Singa Padang Pasir UNISNU Jepara, melaksanakan Kegiatan Pra Pendidikan Dasar (PRADIKSAR) pada tanggal 30 Oktober 2020 sampai 02 November 2020 yang bertempat di area Kampus UNISNU Jepara dan sekitarnya. Tujuan diadakannya PRADIKSAR ini adalah untuk memberikan pembekalan materi kepada calon anggota Menwa akan Pendidikan Dasar (DIKSAR) yang dilaksanakan pada tahap selanjutnya di RINDAM IV DIPONEGORO Magelang. Di PRADIKSAR ini mereka diajarkan berbagai macam teori maupun praktik, mulai dari kegiatan interaktif di dalam kelas hingga kegiatan fisik di lapangan. Dengan semboyan  “Widya Castrena Dharma Siddha” yang artinya “penyempurnaan pengabdian dengan ilmu pengetahuan dan ilmu keprajuritan”, calon anggota menwa diharapkan mampu berpikir dinamis dan strategis di dalam menghadapi berbagai situasi. Kegiatan ini dibuat sepadat mungkin dalam waktu kurang lebih 3 hari. Materi yang diberikan yaitu Kepemimpinan (leadership), Etika Resimen, Pengetahuan Dasar kemiliteran, Pengetahuan senjata ringan, Pertolongan pertama dll. Fisik calon Anggota Menwa  ditempa setiap harinya dengan Bimbingan Jasmani Militer (Binjasmil), push up, sit up dan lain sebagainya. Tidak lupa kesehatan para anggota senantiasa di cek secara berkala untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan. Apalagi di masa pandemi covid 19 seperti sekarang ini, peserta, panitia dan pihak-pihak yang terlibat diwajibkan untuk senantiasa mematuhi Protokol Kesehatan yakni, memakai masker, menjaga jarak serta senantiasa mencuci tangan.
Kegiatan Pradiksar ini diikuti oleh 10 mahasiswa yang berasal dari berbagai fakultas di Unisnu Jepara. Kegiatan ini juga melibatkan Kodim Jepara, SAR Jepara, dan Alumni-Alumni Menwa yang ikut berpartisipasi demi suksesnya acara. Dalam seremonial pembukaannya, acara ini juga dihadiri oleh Koramil Tahunan, Polsek Tahunan, dan berbagai UKK dan UKM kampus setempat.
Adapun Output yang diharapkan dalam kegiatan Pradiksar ini adalah untuk melatih fisik, mental, dan pemahaman seputar bela negara. "Selain itu, kami juga selalu mengingatkan akan rasa persaudaraan pada masing-masing anggota, sehingga ketika salah satu di antaranya hampir tertinggal dari proses, hal ini akan sangat membantu dengan saling memberikan semangat antar anggota agar tercapai hasil yang diharapkan", ungkap Yoga Prasetya Utama selaku Komandan Batalyon 956 UNISNU Jepara 2020-2021.

(Musa/LPM Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus