Skip to main content

Menuju Pimnas,Tim PKM Unisnu Ikuti Monev Virtual

 



Unisnu Jepara (Rabu, 7/10) Tim Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) mengikuti acara Monitoring Evaluasi yang diadakan oleh Tim Monev Eksternal Dirjen Belmawa Kemendikbud. Sehubungan masih dalam keadaan pandemi, kegiatan Monev tahun ini dilakukan secara daring melalui via zoom. 


Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penelitian dan PKM adalah kegiatan pemantauan dan evaluasi terhadap pelaksanaan penelitian dan PKM yang hasilnya dijadikan parameter keberhasilan dalam mencapai tujuan, atau sebagai dasar pertimbangan dari keberlanjutan penelitian tersebut. Tujuan dari diadakannya kegiatan Monev sendiri ialah agar program PKM dari mahasiswa yang telah lolos dan didanai bisa dipresentasikan dan dipertanggungjawabkan karyanya untuk kemudian diseleksi ke tahap selanjutnya yaitu Pekan ilmiah mahasiswa nasional (Pimnas).


"Alhamdulillah presentasi berjalan dengan lancar, pertanyaan demi pertanyaan yg diajukan oleh penguji dapat terjawab. Semoga saja tim kami bisa berlanjut sampai ke tahap selanjutnya yaitu Pimnas", Ucap Afif Faisal Bahar selaku peserta dalam acara Monev tersebut.


Pekan ilmiah mahasiswa nasional (Pimnas) merupakan kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa dalam meningkatkan budaya kompetisi akademik dan unjuk prestasi di kalangan mahasiswa nasional. Hasil Karya Program Kreativitas Mahasiswa yang telah lolos dan didanai oleh dikti, dalam tahapannya akan dilakukan seleksi. Setiap karya yang dinilai baik, menarik, dan sesuai ketentuan ialah yang akan menjadi pemenang.


"Kesannya Alhamdulillah bersyukur bisa sampai ke tahap ini, karena benar kata pepatah yang namanya perjuangan tidak akan mengkhianati hasil. Saya sendiri mengikuti program PKM ini sudah tiga kali, dan hanya lolos sekali di PKM terkahir ini. Juga ditahun ini merupakan tahun terakhir saya bisa mengajukan proposal PKm karena periode depan sudah semester akhir. 


Harapannya semoga perjalanan tim PKM ini dapat diikuti dengan baik dan antusias oleh adik-adik kami. karena dengan berkarya, dapat merubah pribadi menjadi lebih baik dan selalu optimis. 


Teruslah berkarya, demi prestasi, untuk satu nama, yaitu FSH Unisnu nan Jaya!", terang Afif.


(Luthfi/LPM Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus