Skip to main content

Fakultas Syariah dan Hukum Laksanakan Pendampingan Kelas PKM

 

Unisnu Jepara- Rabu (19/08/2020) telah diadakan sebuah acara Pelatihan Pendampingan PKM KC (Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta) 2020  2020 PKM 5 Bidang 2020. Bartempat di ruangan 2E lantai 2 Fakultas Syariah dan Hukum kegiatan ini dilaksanakan di bawah bimbingan dosen Ahmad Fauzan Mubarok S.E., M.Sy. Kegiatan ini dilakukan dalam bentuk  kelas khusus dengan diikuti 7 Mahasiswa Aktif Fakultas Syariah dan Hukum khususnya Program Studi Perbankan Syariah.

Acara ini dilaksanakan dengan konsep pemateri virtual melalui aplikasi Zoom. Pelatihan ini diisi oleh pemateri berasal dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ronny Noor). Adapun inti pembahasan dalam acara ini adalah Pendampingan PKM KC (Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta) 2020. Selama berlangsungnya, acara ini dimoderatori oleh Ibu Cedaryana Belmawa. 

Acara Pelatihan Pendampingan PKM KC (Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta) 2020 dibuka dengan semangat dan disambut antusias oleh berbagai Mahasiswa-mahasiswa yang lolos PKM KC dari Perguruan Tinggi lainnya. Acara pertama pembukaan yang akan dibuka oleh Bapak Andi Junaidi selaku Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan. 

Ada beberapa tahap dari materi yang disampaikan di antaranya Panduan Umum yang berisikan tentang pelaksanaan dan pelaporan, perubahan keanggotaan, perubahan dosen pembimbing dan lain sebagainya. 

“Acara semacam ini dilakukan untuk memberikan sedikit demi sedikit pembekalan tentang PKM terutama PKM KC (Program Kreativitas Mahasiswa Karsa Cipta) 2020 kepada Mahasiswa-mahasiswa lainnya untuk tertarik dan mengikuti kegiatan Rutin di Kampus dan harapannya semoga Fakultas Syariah dan Hukum selalu ada yang lolos di bidang ini, tak hanya satu tapi semoga bisa mencapai 5 dan selebihnya,” ucap Ahmad Fauzan Mubarok, terkait tujuan diadakannya acara ini.

(E/LPM Bursa)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus