Skip to main content

BSO Sanggar Seni Eling Menampilkan Pementasan Perdana Setelah Pandemi Covid 19





Unisnu  Jepara- Ahad (29/8) BSO Sanggar Seni Eling PMII Jepara lakukan pentas perdana. Lurah BSO Sanggar Seni Eling PMII cabang Jepara yang sering dipanggil Dilla Emha mengaku kurang lebih 6 bulan sejak terpilih menjadi lurah tidak pentas akibat pandemi covid 19. Pentas perdana yang dilaksanakan pada acara Pendidikan Kader Dasar (PKD) PMII KOMSUHA UNISNU JEPARA 2020. Dalam Pementasan tersebut menampilkan drama komedi malin Kundang dan pembacaan 2 puisi dengan genre yang berbeda.


“Alhamdulillah kita bisa pentas dalam acara PKD PMII KOMSUHA UNISNU JEPARA 2020 berkat adanya lobying dari pengurus BSO kepada ketua Panitia PKD KOMSUHA 2020 ini, dan kita hanya memiliki waktu 6 hari untuk menentukan apa yang akan kita tampilkan  latihan”ujar Dilla.


Tak hannya itu dilla emha juga menyatakan bahwa Banyak sekali tantangan yang dihadapi dalam waktu 6 hari, dari singkatnya latihan, pencarian aktor yang tepat dan mumpuni, penjiwaan karakter, terlebih sebagian dari sedulur Eling adalah panitia dan sahabat/i yg mengikuti PKD. Namun semua bakat yang ada ditampilkan dengan maksimal, dan Alhamdulillah pentas berjalan dengan lancar. 


"Ya, saya bersyukur dan berterima kasih kepada para sedulur yang turut berkontribusi dalam menampilkan karya seni untuk memeriahkan acara PKD KOMSUHA 2020. Harapannya adalah semoga pentas kemarin dapat memberikan banyak pengalaman dan pelajaran bagi kami sedulur Eling, dapat merekatkan antar sedulur dan terlebih untuk dapat memaksimalkan penampilan pada event-event selanjutnya.

Pelajaran yang dapat kami ambil mulai dari pra pentas dan puncak pentas adalah bagaimana kita untuk menghargai waktu, cara kita untuk mengakrabkan antar sedulur itu baik feel, cara untuk menyeimbangkan aktor satu dan lain, kerjasama untuk membuat orang lain tertawa dan mengapresiasi kita tak lupa hikmah terbesar yang sulit didapat adalah kita mampu menemukan siapa kita dan belajar dari setiap karakteristik lakon yang diperankan," pungkas Dilla

(AN/Lpm Bursa)


Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus