Skip to main content

Prodi Perbankan Syariah Rebut Dua Prestasi dalam National Competition Sharia Banking FEIS 2019 UIN Walisongo Semarang







     Program Studi (Prodi) Perbankan Syariah Fakultas Syariah dan Hukum UNISNU Jepara berhasil menjuarai “National Competition Islamic Accounting, Islamic Economic, Sharia Banking” yang diselenggarakan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) UIN Walisongo Semarang pada tanggal 24 September 2019 kemarin yang mengangkat tema “Filantropi Islam (Zakat & Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development  di Era Revolusi Industri 4.0″ dalam acara Festival Ekonomi Islam (FEIS) 2019 yang bertempat di Ruang Promosi Kampus 1 UIN Walisongo Semarang. 

     National Competition Islamic Accounting, Islamic Economic, Sharia Banking merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan dalam acara FEIS 2019 UIN Walisongo Semarang. Kegiatan ini dikenal juga dengan Olimpiade Nasional yang terdiri dari 3 jenis lomba yaitu Olimpiade Nasional Akuntansi Syari’ah, Ekonomi Islam, dan Perbankan Syariah. Dalam lomba ini diikuti oleh 90 peserta dari beberapa perguruan tinggi yang turut berpartisipasi dalam ajang Olimpiade Nasional yang diselenggarakan oleh UIN Walisongo Semarang, beberapa diantaranya UIN Ar-Raniry Banda Aceh, UIN Walisongo Semarang, Universitas Indonesia (UI), STIE Semarang, UniversitasGunadarma, Universitas Muhammadiyah Surakarta, UNDIP Semarang, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Sunan Kalijaga Jogja, IAIN Pekalongan, Universitas Airlangga, dan Universitas Muhammadiyah Semarang.

   Prodi perbankan Syariah pada kesempatan ini mengirimkan 2 tim yang diberi nama “Tim Kalinyamat dan Tim Kartini” dengan jumlah 6 mahasiswa yang pada tanggal 12 September 2019 telah berhasil lolos 10 besar dalam babak penyisihan dan berhak mengikuti babak semifinal. Tim Kartini dan Tim Kalinyamat berhasil menjadi peringkat pertama dan kedua dalam babak semifinal bersama dengan 4 tim lainya yang berasal dari Tim UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, Tim UIN Walisongo Semarang dan Tim FOSHEI. Keenan tim tersebut berhak mengikuti babak Final dengan sistem Focus Group Discussion (FGD).  

     Babak final lomba FGD yang mengangkat tema “Filantropi Islam (Zakat & Wakaf) Menuju Sustainable Economic Development  di Era Revolusi Industri 4.0″ Tim Kalinyamat dan Tim Kartini berhasil rebut Juara 1 dan Juara Harapan I. Tim Kalinyamat yang beranggotakan Minka Nafisatu Munana, Desy Rahma Fitriana dan Nasriyatul Fitriana, dan Tim Kartini yang beranggotakan Khoirum Rodhiatul Ifa, Latifatus Sania dan Rena Aisyah Rona. “Keberhasilan kami khususnya tidak lain berkat support dan doa dari seluruh Civitas Academica Fakultas Syariah dan Hukum serta beserta seluruh civitas academica UNISNU Jepara pada umumnya” tutur Minka, salah satu peserta dari Tim Kalinyamat UNISNU Jepara. (ifa/ LPM BURSA)


Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus