Skip to main content

Tidak Usah Minder Jadi Sarjana Syariah atau Hukum


pak Fauzan sedang memberikan penjelasan tentang peluang sarjana Syariah di ruang auditorium lantai 3 gedung hijau UNISNU Sabtu (25/3)

Sabtu (25/3)-  fakultas Syariah dan Hukum megadakan Kuliah Umum di gedung lantai 3 ruang auditorium gedung hijau UNISNU Jepara. Kuliah umum ini mengangkat tema peran sarjna fakultas Syariah dalam kancah penegakan hukum di Indonesia yang diisi oleh bapak Dr. H. Fauzan, S.H, M.M. beliau merupakan direktur pembinaan tenaga teknis Peradilan Agama Badilag Mahkamah Agung. Kuliah umum ini tidak hanya dihadiri oleh mahasiswa Syariah tetapi juga dari para pegawai pengadilan yang ada.

Bu Mayadina menyatakan bahwa kegiatan kuliah umum ini merupakan kegiatan untuk memperdalam kompetensi materi-materi yang ada di fakultas Syariah. Sehingga diharapkan para mahasiswa bisa memanfaatkan kuliah umum ini dengan baik. Beliau berharap di fakultas Syariah ini ada ciri khas atau pembeda yang membedakan fakultas Syariah dengan fakultas-fakultas yang lainnya. Melihat perkembangan yang ada, beliau berharap para sarjana-sarjana syari’ah dapat bersaing di level-level pengadilan baik itu pengadilan umum maupun pengadilan agama. Karena lulusan fakultas Syariah sekarang mendapat gelar sarjana Hukum. 

Pak Fauzan menjelaskan bahwa sebagai manusia kita tidak boleh minder dengan keadaan yang miskin atau kurang. Justru dengan keadaan seperti itu harus mampu membuat kita termotivasi untuk berubah. Caranya yaitu dengan belajar dan belajar. Karena di dunia ini untuk mengubah apapun caranya yaitu dengan belajar dan menempuh pendidikan. Sebelum menjadi pegawai di Mahkamah Agung beliau juga harus berjuang untuk menghadapi segala rintangan yang ada. Untuk itu, beliau meminta kepada mahasiswa untuk selalu belajar dan membuat rencana atau program setelah kuliah nanti.  Sehingga kedepannya nnati tidak mengalami kebingungan.

“Hukum perdata Islam adalah seluruh akibat hukum yang ditimbulkan oleh perkawinan, sedangkan hukum kebendaan, perikatan dan hukum acara tidak dipelajari di hukum perdata Islam. Padahal hal tersebut juga masuk dalam wilayah Perdata” ungkap beliau yang juga sebagai penulis buku dan dosen ini.

Menurut lembaga survei dari Summer, Peradilan Agama merupakan salah satu lembaga peradilan terbaik yang ada di Indonesia. Bahkan 80% merasa puas dengan pelayanan yang dilakukan oleh Peradilan Agama daripada pelayanan  yang dilakukan di Peradilan lainnya. Hal ini menunjukkan bahwa Peradilan Agama memiliki kualitas yang baik dalam hal layanan.

Bahkan untuk tahun ini, pemerintah membuka peluang 1760 hakim di seluruh Indonesia karena sudah tujuh tahun pemerintah tidak membuka peluang untuk hakim. Hal ini merupakan peluang bagi lulusan sarjana hukum atau syariah. Namun beliau menyarankan kepada mahasiswa agar membuka peluang di bidang advokat maupun mediator karena peluang di bidang ini masih sangat banyak dan masih jarang para sarjana hukum yang berminat di bidang ini (R/S Sri Pujiati).

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus