Skip to main content

Unggul Suara, Sekjen PPMI Dewan Kota Makasar Resmi Terpilih Menjadi Sekjen PPMI

Suasana penghitungan suara KONGRES PPMI KE-13
Saudara Asep Sedang menghitung Suara yang akan maju Menjadi Sekjen PPMI Periode mendatang Pada acara Kongres Nasional ke-13 PPMI di Gedung SCC UNY. Minggu (4/12)


Yogyakarta- Senin (5/12) dalam sidang agenda pemilihan sekjen Vito yang merupakan sekjen Dewan Kota Makasar resmi terpilih menjadi sekjen PPMI 2016/2017. Vito terpilih setelah unggul suara dari dua kandidat lainnya yaitu Imam sekjen Dewan kota Malang dan Wahyu daei Dewan kota Muria. Vito mendapat perolehan suara 50 suara sedangkan Imam dan Wahyu masing-masing 15 dan10.

Sidang pemilihan yang bertempat di gedung SCC UII Yogyakarta ini, sempat mengalami perdebatan alot saat menentukan kriteria calon sekjen PPMI. Yaitu pada poin 2 tentang kriteria calon sekjen yang tertulis dalam Tata Tertib, AD/ART, GBHO, GBHK dan Kode Etik PPMI yang berbunyi Berasal dari anggota LPM yang terdaftar sebagai anggota PPMI. poin ini mendapat sorotan karena dari delapan calon yang ada semuaya merupakan anggota domisioner bukan anggota aktif lagi. Sehingga dari forum ada yang mengusulkan untuk menghapus anggota dari poin kedua. Akhirnya kesepakatan forum kata anggota dihapus dari poin dua.

Sebelumnya ada 8 bakal calon yang akan menjadi calon sekjen PPMI. Mereka terpilih karena dipilih oleh 84 LPM yang hadir di kongres PPMI ke-13 di Yogykarta. Namun saat memilih sekjen terpilih hanya 79 LPM yang memberikan suaranya dan lima lainnya tidak hadir dalam sidang sehingga dianggap tidak ingin memberikan suaranya untuk memilih sekjen.

Persidangan baru berakhir pukul 03.00 pagi. Karena surat pernyataannya untuk menjadi sekjen belum dibuat maka sidang diskorsing hingga pukul 09.00. Agenda sidang nanti yaitu mendengarkan sambutan sekjen terpilih, rapat rekomendasi untuk menentukan Mukernas dan kongres selanjutnya dan penutupan sidang. RS/Sri Pujiati

Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus