Skip to main content

PJTD LPM Burs@ Tidak Hanya Diikuti Mahasiswa Syari’ah

para peserta sedang mendengarkan sambutan dari bu Maya Sabtu, 26/11 2016

Jepara- (25/11) pelaksanaan pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) LPM Burs@ berlangsung di Mantingan Jepara. Kegiatan yang akan berlangsung selama 3 hari itu diikuti oleh para mahasiswa yang berjumlah 15 orang. Mereka terdiri dari mahasiswa Syariah dan Hukum prodi Perbankan Syariah dan Al-Ahwal Asy-Syakhsiyah. selain itu ada juga dari mahasiswa Tarbiyah yang terdiri dari dua orang.Kegiatan ini dimulai dari hari Jum’at 25 November hingga Minggu, 27 November 2016. Kegiatan ini dibuka di gedung Ranting NU Mantingan. 
Dalam pembukaan ini dihadiri oleh Gubernur BEM FSH wakil presiden BEM U, dan tuan rumah yang bertanggung jawab atas gedung tersebut. Dalam pembukaannya bu dekan tidak dapat menghadiri acara tersebut karena sedang pergi ke Bali. Namun meski begitu para peserta dan panitia tetap semangat dan antusias untuk mengikuti kegiatan PJTD yang diadakan setiap tahun ini. Kegiatan PJTD merupakan salah satu  gerbang  untuk bisa berkecimpung di dunia jurnalistik terutama di LPM Burs@. Dalam PJTD para peserta akan diberi materi dasar tentang jurnalistik mulai dari berita, artikel, lay out, wawancara dan lain sebagainya. 
Menurut PU LPM Burs@, jurnalistik merupakan kegiatan yang sangat menarik untuk diikuti. Karena kegiatan ini merupakan proses awal bagi kita untuk masuk ke dunia jurnalistik. Namun meskipun begitu, masih banyak mahasiswa yang tidak tertarik untuk bergerak di bidang jurnalistik. padahal jurnalistik merupakan dunia yang asyik karena dari jurnalistik kita bisa belajar tentang banyak hal. Mulai dari berhadapan dengan seseorang, berbicara, bertanya menulis dan banyak hal lain yang bisa kita pelajari dari jurnalistik. 
Kegiatan yang akan berlangsung selama tiga hari ini juga akan diisi oleh pemateri yang juga seorang wartawan dari Koran Muria yaitu bapak Supriyadi dan Femi Noviyanti dari Jawa Pos. Kedua wartawan tersebut memang didatangkan untuk mengisi materi agar para peserta bisa benar-benar memahami dan juga para wartawan tersebut bisa berbagi cerita tentang pekerjaan sebagai wartawan. Selain wartawan ada juga para alumni dari LPM Burs@ yang ikut mengisi materi dalam Pelatihan Jurnalistik. (R/S/ Sri Pujiati)


Comments

Popular posts from this blog

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus