Skip to main content

CAGUB dan CAWAGUB FSH Paparkan Visi Misi dalam Debat Kandidat

Berita Seputar Kampus UNISNU Jepara. Debat Kandidat CAGUB DAN CAWAGUB BEM FSH UNISNU Jepara Periode 2016-2017, LPM BURSA Fakultas Syari'ah & Hukum UNISNU Jepara, PEMILWA UNISNU 2016, KPPUM UNISNU Jepara,
Kedua Calon gubernur  sedang memaparkan visi dan misi pada debat kandidat yang diselenggarakan oleh KPUM UNISNU Jepara. Senin (24/10)

UNISNU - Senin (24/10). KPUM UNISNU Jepara menggelar acara debat kandidat calon gubernur dan wakil gubernur BEM Fakultas Syariah dan Hukum (FSH), periode 2016/2017 di halaman gedung kampus hijau tepatnya di depan kelas 1 A FSH.

Debat diikuti oleh dua pasang calon gubernur dan calon wakil gubernur dengan nomer urut 1 dan 2. Pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur dengan nomer urut 1 atas nama Irvan Nur Fauzan dengan wakil Zainal Mukhlisin. Keduanya ini dari prodi Ahwal-Syakhsiyyah(AS). Sedangkan pasangan nomer urut 2 adalah M. Fathul Lutfi dari prodi Perbankan Syariah (PS) dengan wakil Saifur Rahman dari Ahwal-Syakhsiyyah (AS).

Masing-masing pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ini dari jalur yang berbeda. Pasangan dengan nomer urut 1 melalui jalur independent. Seperti halnya yang disampaikan oleh calon gubernur, bahwa ada dua alas an ketika menggunakan jalur independent berarti ini  murni di usung oleh mahasiswa sendiri bukan dari partai, yang kedua lebih mengedepankan kepentingan mahasiswa serta tanpa terintervensi oleh politik. Sedangkan pasangan dengan nomer urut 2 justru malah sebaliknya, mereka lebih memilih menggunakan partai yaitu partai PPMU.

Acara debat kandidat ini dibuka secara resmi oleh KPUM pada pukul 12.00-13.00 dan berjalan secara tertib serta disambut dengan antusias oleh para tiem sukses, terutama tiem sukses dari pasangan nomer urut 1. Pada sesi acara pertama, masing-masing calon gubernur dan wakil gubernur diberikan waktu delapan menit untuk memaparkan visi misinya, yang di mulai dari nomer urut 1 kemudian dilanjutkan dengan nomer urut 2.

Dalam pencalonan ini, pasangan dengan nomer urut 1 mengusung visi “mewujudkan sinergitas mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum yang aktif, kritis dan berkualitas unggul melalui organisasi kemahasiswaan demi terwujudnya tri dharma perguruan tinggi”. Visi tersebut dijabarkan dengan misinya, yaitu “meningkatkan kualitas mahasiswa dibidang akademik dan non akademik melalui program kegiatan yang sesuai dengan kebutuhan mahasiswa; membangun komunikasi yang harmonis antara mahasiswa, organisasi kemahasiswaan dan pimpinan fakultas; memaksimalkan kinerja organisasi kemahasiswaan UKK dan HMP di lingkup FSH; serta membangun pengurus internal yang berlandaskan kekeluargaan dan profesionalisme”.

Kemudian pasangan nomer urut 2 mengusung visi mewujudkan Fakultas Syariah dan Hukum yang mampu mencetak sumber daya manusia yang unggul, kompeten, berprestasi dan religious. Sedangkan misinya yaitu terdiri dari enam poin. 
a) mengadakan program kerja yang menunjang soft skill mahasiswagunapeningkatan SDM; b)bekerjasama dengan pihak-pihak strategis, membangun solidaritas BEM, UKK dan HMP; 
c) mampu bersaing di lingkungankampus, mengikuti kompetisi tingkat regional bahkan nasional; 
d) pengembangan SDM melalui seminar, pelatihan, sosialisasi dan juga observasi; 
e) memfasilitasi pengembangan minat bakat, potensi serta keilmuan mahasiswa dalam bidang akademik dan non akademik; serta 
f) mencerminkan sikap religious dalam setiap kegiatan yang diadakan.

Setelah pemaparan visi misi dari kedua calon, tiem sukses dari kedua pasangan diberikan kesempatan untuk bertanya dengan system silang, yakni tiem sukses dari pasangan nomer urut 1 bertanya pada pasangan nomer urut 2, begitu sebaiknya tiem sukses pasangan nomer urut 2 bertanya pada pasangan nomer urut 1. Selanjutnya pertanyaan dari para audient kemudian penutup.

Dalam penutupannya pihak KPUM UNISNU Jepara menghimbau agar semua mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum menggunakan hak pilihnya, karena satu suara menentukan nasib fakultas ke depannya. (R/S  Riska Damayanti)

Comments

Popular posts from this blog

Tradisi Begalan Banyumas

Salah satu Prosei Begalan Banyumas Jawa Tengah salah satu provinsi yang kaya budaya daerah. Diantaranya daerah Banyumas, dimana masyarakatnya mempunyai tradisi unik saat hari pernikahan. Dari tradisi yang ada, tradisi budaya di Banyumas meliputi, Begalan, Mitoni, Ngruwat, Tumpengan dan lain sebagainya. Salah satu budaya yang ada di Banyumas yaitu tradisi Begalan . Begalan meruapakan budaya adat warisan leluhur yang sampai sekarang masih dilaksanakan oleh masyarakat Banyumas. Begalan ini dilakukan pada acara pernikahan terutama pada pernikahan calon pengantin lelaki yang dalam silsilah keluarga menjadi anak sulung atau anak bungsu.  Di daerah Banyumas, tradisi Begalan ini menjadi bagian yang terpenting dalam prosesi pernikahan adat. Begitu kuatnya kepercayaan masyarakat Banyumas terhadap tradisi ini, seringkali pernikahan adat itu dinilai belum lengkap jika tradisi Begalan belum terlaksana. Tradisi Begalan Banyumas Didalam seni tradisi Begalan ada nuansa yang terkandung d

Tips Cara Mengatasi Error 5200 Printer Canon

Pada kesempatan kali ini saya akan share sedikit pengalaman saya tentang Printer Canon IP2770 , Banyak yang bertanya pada saya bagaimana sih cara mengatasi masalah Printer Canon Error 5200. Printer Canon pada masalah ini membutuhkan Reset Printer. Sebenarnya produsen Printer Canon sudah mengikutsertakan petunjuk penggunaan manual atau Helpdesknya. Disana menyatakan jika tinta sudah habis, maka Cartridge harus diganti dengan yang baru. Karena untuk menjaga kualitas hasil Print Out. Namun hampir semua orang dengan alasan ekonomis lebih memilih menyuntikan tinta ke Cartridge dari pada membeli Cartridge baru sesuai dengan petunjuk produsen Printer Canon, mengingat harganya tidak bisa dibilang murah. Tindakan suntik tinta biasanya berakibat printer menjadi Error, salah satunya adalah Error 5200. Error 5200 ini diakibatkan oleh perbedaan Inisialisasi Cartridge yang terpasang sebelum dilepas dari tempat Cartridge Printer Canon dan setelah dipasang kembali, hal ini membuat Printer t

Unsur Layak Berita

Setelah kemarin kita belajar tentang cara menulis berita sekarang saya akan membagikan mengenai tulisan yang layak disebut berita. karena tidak semua tulisan bisa disebut berita. ada beberapa unsur yang membuat tulisan tersebut layak disebut berita. menurut kode etik Jurnalistik Wartawan Indonesia pasal 5 yang berbunyi “Wartawan Indonesia menyajikan berita secara berimbang dan adil, mengutamakan kecermatan dan ketepatan, serta tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri. Tulisan berisi interpretasi dan opini wartawan agar disajikan dengan menggunakan nama jelas penulisnya” . (Kusumaningrat dan Purnama Kusumaningrat, 2006:47) Dari ketentuan yang ditetapkan Kode Etik Jurnalistik itu menjadi jelas pada kita bahwa berita harus cermat dan tepat atau dalam bahasa jurnalistik harus akurat. Selain itu berita juga harus lengkap, adil dan berimbang. Kemudian berita juga tidak mencampuradukkan fakta dan opini sendiri atau dalam bahasa akademis disebut objektif. Berita itu juga harus